Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

WFH ASN: Efisiensi atau Bumerang Pelayanan?

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
WFH ASN: Efisiensi atau Bumerang Pelayanan?

ASN bakal Work From Home (WFH) demi efisiensi biaya operasional!

Masalahnya, yang 5 hari kerja di kantor aja pelayanannya udah banyak dikeluhkan—sekarang mau hybrid? Apakah ini benar-benar efisien atau bakal makin kacau?

WFA yang Berhasil Itu Seperti Apa?
Saya 12 tahun lalu pernah kerja di software company dengan subsidiary di berbagai negara. Kami terbiasa kerja dengan timezone berbeda, meeting tengah malam atau subuh, dan punya fleksibilitas penuh Work From Anywhere (WFA).

Apa kunci suksesnya?
Sistem & tools support → Timesheet, monitoring tools, task tracking.
Integritas & ownershipWFH atau WFO sama saja, output tetap maksimal.
Komitmen & transparansiBukan cuma absen pagi & sore, tapi benar-benar kerja.

Tapi ASN kita? Apakah sudah punya mindset dan kultur kerja seperti ini?

WFH untuk ASN: Efisiensi atau Bumerang?
Harus kita akui, banyak ASN yang kerjanya sekadar absen pagi & sore.
Kalau mindset-nya masih begitu, WFH malah bikin pelayanan makin lambat dan semakin nggak jelas.

Kalau ASN Harus WFH, Gimana Biar Jalan?
Oke, kita coba lihat solusinya. Minimal ada sistem pengawasan yang jelas:

1️⃣ Daily Morning Brief
📌 Absen pagi + laporan progres kerjaan kemarin, kendala, dan rencana kerja hari ini.
📌 Biar nggak sekadar online doang, tapi ada transparansi kerja.

2️⃣ Aktif Meeting Online Selama Jam Kerja
📌 Video ON = Kalau off terus, berarti nggak ada di tempat.
📌 ASN kerja di lapangan? Oke, wajib update lewat mobile device.
📌 Ada yang protes harus punya paket data? Ya, WFH konsekuensinya harus punya fasilitas online! Nambah tuh tuntutan tunjangan paket data.

3️⃣ Absen Sore + Wrap-Up Harian
📌 Laporkan hasil kerja hari ini, kendala, dan progress selanjutnya.

Tanpa kontrol yang jelas, WFH di ASN bukan efisiensi, tapi jadi sumber pemborosan baru.

Hybrid? Bisa! Tapi ASN Harus Punya Ownership!
Pimpinan lembaga & kementerian harus menanamkan ownership & result-oriented mindset.
Kalau hybrid diterapkan tanpa pengawasan, ya sama aja kayak "libur terselubung".

📢 Gimana menurut kalian? Efektif nggak WFH buat ASN? Atau bakal makin runyam?
🚀 Diskusi lebih lanjut? Yuk, bahas bareng di Tech Voice Indonesia (TVI) di https://lnkd.in/gCXHMPGf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri
Ekosistem Tech Indonesia

6 Des2 mnt

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri Sudah dua minggu Sumatera sebagian masih terisolir. Aceh, Sumut, Sumbar — hancur dalam skala yang sulit dibayangkan. Rumah, jembatan, sekolah…

QRIS dan Perjuangan Interoperabilitas Pembayaran
Ekosistem Tech Indonesia

28 Apr2 mnt

QRIS dan Perjuangan Interoperabilitas Pembayaran

QRIS: Simbol Perjuangan Membuka Jalan Baru di Dunia Pembayaran Di tengah gencarnya negosiasi tariff US ala Trump, kita melihat bagaimana teknologi seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) perlahan tapi…

Tech Winter, Layoff, dan Pemerintah yang Sibuk Rapat
Ekosistem Tech Indonesia

2 Nov2 mnt

Tech Winter, Layoff, dan Pemerintah yang Sibuk Rapat

Musim Dingin Teknologi. Pemerintah Kita? Masih Sibuk Bikin Rapat. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, bilang: “Musim dingin teknologi (tech winter) tengah terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.” Ya…

CTO/CIO dan Krisis Talenta Tech Pasca Tech Winter
Ekosistem Tech Indonesia

16 Jun2 mnt

CTO/CIO dan Krisis Talenta Tech Pasca Tech Winter

Surat Terbuka untuk Para CTO dan CIO di Indonesia (Tentang Talenta Tech yang Sedang Terpuruk Diam-diam) Kita sempat euforia ketika ada “role model sukses” seperti Nadiem Makarim. Tapi sekarang banyak yang diam—atau…

IHSG Anjlok dan Trading Halt: Jangan Asal Serok
Ekosistem Tech Indonesia

8 Apr2 mnt

IHSG Anjlok dan Trading Halt: Jangan Asal Serok

IHSG Anjlok Lagi. “Saatnya Serok!” … Serius? Hari ini IHSG anjlok lagi, menembus penurunan hingga 9%, dan saham-saham besar seperti BBCA terkoreksi sampai 12%. Forum-forum rame banget: “Wah, saatnya serok!” “Belum…

← Semua tulisan