Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

CTO/CIO dan Krisis Talenta Tech Pasca Tech Winter

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
CTO/CIO dan Krisis Talenta Tech Pasca Tech Winter

Surat Terbuka untuk Para CTO dan CIO di Indonesia
(Tentang Talenta Tech yang Sedang Terpuruk Diam-diam)

Kita sempat euforia ketika ada “role model sukses” seperti Nadiem Makarim.
Tapi sekarang banyak yang diam—atau malah bingung sendiri.

saya baca rangkaian postingan @ecommurz soal kondisi lulusan Computer Science yang struggling cari kerja — bahkan di Amerika.

  • Di sana, lulusan 4.0 GPA UC Berkeley pun sulit dapat kerja
  • Di sini? Situasinya lebih sunyi... tapi sama kelamnya

Saya sudah angkat isu ini sejak 2024 dan terus konsisten saya suarakan : Efek dari tech winter sejak 2022 bukan cuma layoff startup besar,
tapi menciptakan oversupply lulusan IT yang tidak terserap.

Dan yang terdampak:
1. Angkatan kerja lama — yang kena PHK, butuh 8-12 bulan untuk dapat kerja lagi.
2. Angkatan kerja baru — fresh graduate bingung harus mulai dari mana.

Saya sempat tanya beberapa kampus IT besar.
Jawabannya sama: susah.
Lowongan makin sedikit, kompetisi makin brutal.

Buat angkatan lama kalau pun dapat kerja:
1. Gaji harus rela diturunkan hingga 50%
2. Banyak yang akhirnya switch career
3. Atau terpaksa freelance dan kontrak tahunan

Yang bikin sedih, topik ini nyaris nggak pernah dibahas di circle CTO dan CIO.

Padahal:

  • Mereka pegang puluhan hingga ribuan tim tech.
  • Mereka tahu betul apa yang dibutuhkan industri
  • Mereka punya power untuk bantu bangun jembatan baru

Tapi sayangnya, banyak yang terlalu sibuk ngulik tools, bukan ngurus talent.

Ini saatnya kita koreksi arah.
Kalau kamu CTO, CIO, VP of Engineering, tech founder:
kita punya tanggung jawab moral untuk bantu generasi setelah kita.

Yuk mulai bahas ini di lingkaranmu.

🟡 Butuh pencerahan karir tech dan mentoring, saya buka sesi khusus https://lnkd.in/geseiXrD

🟡 Dan kalau kamu ingin jadi bagian dari komunitas profesional & entrepreneur tech yang saling support —

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

100+ Pelamar Sekejap: Oversupply Pencari Kerja
Ekosistem Tech Indonesia

4 Mar2 mnt

100+ Pelamar Sekejap: Oversupply Pencari Kerja

100+ Pelamar dalam Hitungan Menit: Cari Kerja Sekarang Seperti Hunger Games? Pernah lihat job posting di LinkedIn yang dalam hitungan menit sudah tembus 100+ pelamar? Atau mungkin kamu sendiri yang lagi apply, tapi…

nasib bukalapak
Ekosistem Tech Indonesia

8 Jan2 mnt

Bukalapak Tutup Ecommerce, Alarm Ekosistem Startup

💔 Runtuhnya Startup Indonesia Mulai Merambah Unicorn: Bukalapak, Nasibmu Kini Kemarin, kabar sedih datang lagi. Bukalapak, salah satu startup aseli Indonesia, mengumumkan akan menutup layanan ecommerce-nya. Sebagai…

WFH ASN: Efisiensi atau Bumerang Pelayanan?
Ekosistem Tech Indonesia

12 Feb2 mnt

WFH ASN: Efisiensi atau Bumerang Pelayanan?

ASN bakal Work From Home (WFH) demi efisiensi biaya operasional! Masalahnya, yang 5 hari kerja di kantor aja pelayanannya udah banyak dikeluhkan—sekarang mau hybrid? Apakah ini benar-benar efisien atau bakal makin…

AI Indonesia Terancam Dikuasai Infrastruktur Cloud
Ekosistem Tech Indonesia

28 Mei2 mnt

AI Indonesia Terancam Dikuasai Infrastruktur Cloud

AI Sedang Diambil Alih. Bukan oleh Kita. Baru saja Microsoft dan Google bikin dua pengumuman besar di Indonesia. Microsoft meresmikan cloud region pertamanya di Tanah Air. Akhirnya. Google kolaborasi dengan Kominfo…

Harapan pada Nadiem dan Skandal Laptop Rp9,9 T
Ekosistem Tech Indonesia

16 Jul2 mnt

Harapan pada Nadiem dan Skandal Laptop Rp9,9 T

Dulu Dipanggil Mas Menteri. Sekarang Cuma Disebut Inisial NAM Saya masih ingat betul, waktu itu kita semua bangga. Anak muda, mantan founder unicorn, dipercaya Presiden jadi Menteri. Dikasih panggung buat benerin sistem…

← Semua tulisan