Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

QRIS dan Perjuangan Interoperabilitas Pembayaran

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
QRIS dan Perjuangan Interoperabilitas Pembayaran

QRIS: Simbol Perjuangan Membuka Jalan Baru di Dunia Pembayaran

Di tengah gencarnya negosiasi tariff US ala Trump, kita melihat bagaimana teknologi seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) perlahan tapi pasti menjadi game changer — termasuk mengancam dominasi raksasa global seperti VISA dan Mastercard.

QRIS lahir bukan dari ide iseng.
Ia lahir dari kegundahan banyak pihak:
Karena ego bisnis yang saling tertutup,
Karena sulitnya satu sistem berbicara dengan sistem lainnya.

Hari ini, QRIS begitu mudah diadopsi oleh siapa saja:

  • Pedagang kaki lima,
  • UMKM,
  • Bahkan korporasi besar.

Kenapa? Karena simple dan murah.
Biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS saat ini berkisar di angka:

  • 0,3% untuk UMKM,
  • 0,7% untuk non-UMKM, jauh lebih kompetitif dibandingkan fee kartu kredit/debit konvensional.

Padahal kalau mundur sedikit ke belakang,
perjalanan membuat sistem PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) ini berliku.
Negosiasi panjang, pertarungan regulasi, perang ekosistem — semua pernah terjadi.

Kini kita menikmati hasilnya: interoperability.
Satu QRIS bisa dipakai di mana saja.
Mau pakai BCA, Bank Mandiri, BNI, Dana, OVO, Gopay, Shopeepay, semua bisa scan and go.

Tapi jangan berhenti di sini.
Konsep interoperabilitas ini harus terus dikembangkan.
Bukan cuma di pembayaran, tapi ke semua layanan keuangan digital.
Mimpi besarnya: semua sistem saling bicara,
mempermudah hidup kita semua, bukan memperumit.

Ngomong-ngomong soal berkembang,  
Tech Voice Indonesia juga terus berkembang! 🚀
- WhatsApp Community kami **sudah full quota**!
- Sekarang, kita juga hadir di **Discord** dan **Telegram**.

Yuk, gabung bareng ribuan teman-teman tech & pejuang creative digital lainnya:  
✅ Tempat ngobrol  
✅ Tempat upgrade skill  
✅ Tempat survive & grow bareng!

➡️ **Join Tech Voice Indonesia** https://lnkd.in/gR4hdQhf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

← Semua tulisan