Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Tech Winter, Layoff, dan Pemerintah yang Sibuk Rapat

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Tech Winter, Layoff, dan Pemerintah yang Sibuk Rapat

Musim Dingin Teknologi. Pemerintah Kita? Masih Sibuk Bikin Rapat.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, bilang:
Musim dingin teknologi (tech winter) tengah terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia.”
Ya, benar sekali. Tapi yang menarik bukan soal musim dinginnya,
melainkan bagaimana kita — terutama pemerintah —
terbiasa hangat di wacana, dingin di aksi.

Layoff demi layoff bergulir.
Dari yang seharusnya sudah bukan disebut startup lagi seperti GoTo, Bukalapak, Traveloka,
sampai startup kecil yang baru mulai tumbuh.
Ribuan orang kehilangan pekerjaan, investor mulai hati-hati, dan pasar terasa beku.

Pemerintah sadar — tapi ya itu, masih seperti biasa:
dihadapi dengan acara, rapat, forum investasi, networking session, dan “pembentukan tim lintas kementerian”.

Kita tahu arahnya ke mana: banyak pemimpin, tapi sedikit yang betul-betul kerja.

Saya ingat sekali ucapan teman saya yang pas banget menggambarkan ini:

Another day, another task force.
No one working on the task.
Everybody is leading.
No one is working.”

Padahal akar masalahnya jelas:
tata kelola startup kita lemah, terlalu fokus ke pertumbuhan dan valuasi,
bukan ke keberlanjutan dan transparansi.
Akhirnya ya begini — dari Investree sampai eFishery, masalahnya bukan ide, tapi integritas.

Jadi, buat kita yang di lapangan, jangan berharap banyak dari atas.
Berjuang sendiri dulu.
Naikkan kemampuan, pelajari skill baru, dan mulai manfaatkan AI tools
biar bisa tetap relevan dan produktif.

Saya tanggal 5 November 2025 pukul 19.30 WIB bakal adain sesi singkat online:
AI for Real WorkBelajar Pakai AI Tools untuk Kerja Sehari-Hari.
Kita bahas cara pakai ChatGPT, Gemini, Perplexity, Gamma.app, dan SORA/VEO
buat bantu kerjaan 2–3x lebih cepat dan efisien.
📍 Live via Zoom (60–90 menit)
🎟️ Join di sini: https://lnkd.in/gfmjrTrf

Karena kalau pemerintah masih sibuk bikin rapat,
ya setidaknya kita sibuk bikin kemampuan baru.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Tarif AS Naik, Saatnya Bangun Produk Global RI
Ekosistem Tech Indonesia

4 Apr2 mnt

Tarif AS Naik, Saatnya Bangun Produk Global RI

Tarif Impor Naik 40%, Amerika Tak Lagi Minta—Kini Mereka Menuntut Amerika Serikat baru saja mengetuk palu: tarif masuk barang impor bisa tembus hingga 40%. Bahkan mereka menamai ini sebagai “Liberation Day”. Slogan…

Belajar Mindset Transformasi Digital dari BCA
Ekosistem Tech Indonesia

24 Mei2 mnt

Belajar Mindset Transformasi Digital dari BCA

Digital Transformasi Itu Bukan Tentang Aplikasi. Tapi Tentang Mindset. Contoh paling smooth dan elegan tentang transformasi digital di Indonesia? BANK BCA. Saya tidak sedang di-endorse, dan bukan nasabah istimewa. Tapi…

negara konoha
Ekosistem Tech Indonesia

5 Jan2 mnt

15 Tahun Startup: Autopilot Tanpa Strategi Negara

15 Tahun Industri Startup: Dari Auto-Pilot hingga Nyungsep Bareng-Bareng 💡Industri startup Indonesia sudah berjalan 15 tahun lebih, dimulai dari anak-anak muda yang minim pengalaman, berjuang mencari jalannya sendiri…

Kekuatan 1,5 Juta Ojol dan Solidaritas Pasukan Hijau
Ekosistem Tech Indonesia

1 Sep2 mnt

Kekuatan 1,5 Juta Ojol dan Solidaritas Pasukan Hijau

Pasukan Hijau: Kekuatan 1,5 Juta di Jabodetabek Beberapa hari terakhir, kita kembali melihat fenomena unik di jalanan. Bukan demo buruh, bukan mahasiswa, tapi pasukan hijau: ojek online. Solidaritas mereka luar biasa…

Biaya Digitalisasi SPBU 3,6 T: Wajar Gak?
Ekosistem Tech Indonesia

13 Mar2 mnt

Biaya Digitalisasi SPBU 3,6 T: Wajar Gak?

Digitalisasi SPBU: Proyek Triliunan yang Bikin Geleng-Geleng Kepala Kabar soal proyek digitalisasi SPBU Pertamina yang melibatkan Telkom dengan total biaya sekitar 3,6 triliun rupiah selama 5 tahun. Jujur, saya sudah…

← Semua tulisan