Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Belajar Mindset Transformasi Digital dari BCA

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Belajar Mindset Transformasi Digital dari BCA

Digital Transformasi Itu Bukan Tentang Aplikasi. Tapi Tentang Mindset.

Contoh paling smooth dan elegan tentang transformasi digital di Indonesia?

BANK BCA.
Saya tidak sedang di-endorse, dan bukan nasabah istimewa. Tapi saya melihat, mindset dan eksekusi mereka bisa jadi role model nyata, bahkan untuk sektor publik.

Berikut tiga hal kecil, tapi sangat bermakna:

1. Pelayanan yang Konsisten dari Depan Pintu
Setiap kali masuk kantor BCA, kita disambut satpam yang bukan sekadar penjaga, tapi bagian dari SOP pelayanan.
Mereka tahu alur layanan dan langsung mengarahkan kita ke proses yang tepat.

Kalau harus antre? Akan datang CS bayangan — staf yang keliling untuk memastikan semua bisa dibantu sejak awal.
Kalau bisa diselesaikan via aplikasi or mesin otomatis, langsung dipandu.
Kalau harus ke CS, mereka sudah tahu kita perlu apa.
Cepat, jelas, efisien.

2. Mesin Bukan Sekadar ATM

BCA punya jaringan setoran tunai terbanyak dibanding bank lain.
Dan bukan cuma itu:

  • Mesin cetak kartu ATM otomatis
  • Layanan haloBCA video call langsung dari mesin
  • Semua bisa selesai tanpa harus ke CS

Antrian makin pendek.
Urusan makin cepat.
Customer makin puas.

3. Dual Aplikasi: BCA Mobile & myBCA

Banyak orang bertanya, kenapa harus ada dua aplikasi?
Bukannya duplikasi?
Jawabannya justru menunjukkan bahwa BCA sangat paham siapa pengguna mereka.

  • BCA Mobile → untuk nasabah lama, umur 50+, sudah nyaman dengan UI lawas.
  • myBCA → fresh, modern, lebih cocok untuk Gen Z dan milenial.

Sama-sama powerful. Tapi targeted.
Dan itulah bentuk nyata dari pemahaman customer.

Transformasi digital bukan tentang sekadar “go online”.
Bukan soal bikin aplikasi.

Tetapi tentang people.
Mindset.
Sense of customer experience.

BCA berhasil karena mereka memulai dari mindset internal.
Semua dipikirkan dengan detail: dari satpam, aplikasi, sampai mesin layanan.
Tujuannya satu: memudahkan urusan customer.

Dan hasilnya?
Kita balik lagi. Dan lagi. Dan lagi.

Kalau kamu pegang layanan publik, kantor pemerintahan, atau institusi besar lainnya,
contoh BCA ini bisa ditiru.
Cari titik lemahnya.
Pahami pain point pengguna.
Dan ingat: digitalisasi bukan soal teknologi dulu, tapi soal orang dan prosesnya.

Kalau kamu sedang berjuang merancang strategi digital, atau bingung mulai dari mana, yuk ngobrol dan diskusi.

📬 Bisa DM or ngobrol bareng → https://lnkd.in/gwVDP9rE
🟡 Gabung Tech Voice Indonesia → https://lnkd.in/gR4hdQhf

Saya buka juga sesi mentoring disini https://lnkd.in/gaiB8w8n

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

← Semua tulisan