Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Efisiensi dan Layoff: Startup Kini Disusul Pemerintah

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Efisiensi dan Layoff: Startup Kini Disusul Pemerintah

Efisiensi = Layoff? Sekarang Bukan Cuma Startup, Pemerintah Pun Ikut Main

Efisiensi. Kata yang paling ditakuti di dunia startup. Kalau sudah ada pengumuman ini, PHK di depan mata. Tapi sekarang, bukan cuma startup, pemerintah juga mulai memangkas anggaran besar-besaran.

Efisiensi di Startup = Layoff Masif

Kita semua sudah biasa dengar startup layoff. Efishery baru saja melakukan efisiensi besar-besaran. Awalnya, rumor bilang akan ada pemangkasan 25% karyawan. Tapi yang sekarang? 90% pegawai kena layoff.

Kenapa ini terjadi? Karena kepercayaan investor runtuh. Hampir semua startup masih minus, alias belum profit. Selama ini, biaya operasional mereka ditanggung investor dengan model valuasi. Ketika investor berhenti bakar duit, PHK jadi solusi instan.

Efisiensi di Pemerintah = Layoff Pegawai?

Dulu kita nggak percaya kalau pemerintah bakal efisiensi. Tapi sekarang?
📌 TVRI & RRI mulai PHK karyawan kontrak.
📌 Pemangkasan besar-besaran di berbagai lembaga.
📌 Rumor pegawai honorer di instansi lain juga kena imbas.

Pola efisiensi pemerintah ternyata sama saja seperti di startup.

❌ Tidak Ada yang Aman. Jangan Gantungkan Hidup ke Perusahaan atau Pemerintah.

Mau di startup, korporasi, atau pemerintahan, nggak ada jaminan aman selamanya.
Kamu bisa sudah mengabdi 10-20 tahun, tapi kalau kena layoff, ya sudah: terima nasib.

Solusi?

  • Jangan loyal ke perusahaan, loyal-lah ke diri sendiri.
  • Terus kembangkan skill & nilai diri.
  • Siapkan plan B kalau sewaktu-waktu harus pivot karier.

💬 Mau diskusi lebih lanjut soal masa depan dunia kerja & survival di era efisiensi?

🚀 Join komunitas Tech Voice Indonesia (TVI) dan ngobrol bareng kita di sini https://lnkd.in/gCXHMPGf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

← Semua tulisan