Mentalitas Bangsa yang Pendek Pikiran: Efeknya ke Digitalisasi dan Gelombang PHK
Beberapa waktu yang lalu, saya merenung tentang kondisi bangsa ini. Indonesia, negara yang pada tahun 1945 sama-sama porak poranda seperti Korea dan Jepang. Kita berangkat dari titik yang sama, namun lihat sekarang: mereka melesat menjadi negara maju, sementara kita masih berkutat sebagai negara berkembang.
Kenapa bisa begini?
Salah satu alasan utamanya adalah mentalitas berpikir pendek yang mengakar di berbagai lini. Sibuk dengan urusan sendiri, sibuk mencari keuntungan instan tanpa memikirkan fondasi bangsa yang perlahan terkikis. Uang menjadi tujuan utama, tanpa peduli dampaknya pada masa depan negeri ini.
Ada yang bilang, "Itu cuma oknum." Tapi kalau semua lini — dari tingkat atas pemerintahan sampai perangkat desa — ikut bermain kotor, itu bukan oknum, itu pola. Puluhan tahun hal ini terus terjadi, menggerogoti bangsa ini dari dalam. Tinggal menunggu waktu saja hingga kita benar-benar terpuruk.
Salah satu efek nyata dari mentalitas ini adalah korupsi di dunia digitalisasi.
Sekarang, dunia sedang berlari menuju era digital dan kreatif. Tapi di Indonesia? Digitalisasi justru jadi lahan empuk para mafia koruptor. Proyek-proyek IT yang seharusnya membawa manfaat besar, malah dijadikan bancakan. Duit rakyat habis entah ke mana, hasilnya sistem yang tidak berfungsi, bermasalah, dan merugikan kita semua.
Dampaknya? Dunia usaha makin terpuruk. Gelombang PHK di industri tech yang terjadi 2 tahun terakhir ini mulai merembet ke industri besar lainnya. Perusahaan besar yang dulu stabil pun mulai tumbang karena dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
1. Tetap Waras dan Kritis – Jangan mudah termakan gimmick dan janji-janji digitalisasi tanpa dasar yang jelas.
2. Speak Up dengan Media yang Kamu Punya – Suarakan kegelisahanmu, sebarkan kebenaran agar semakin banyak yang sadar.
3. Diskusi tentang Solusi yang Baik – Kita butuh lebih banyak forum dan wadah untuk membahas solusi konkret, bukan sekadar mengeluh.
4. Anak Tech Harus Bersatu – Jangan biarkan mafia koruptor leluasa bermain di proyek-proyek digitalisasi. Kita yang paham teknologi, kita yang harus mengawalnya.
Mau ngobrol lebih dalam tentang solusi menghadapi tantangan digitalisasi ini? Atau bingung mulai dari mana?
1️⃣ **Ngobrol langsung dengan saya di sini** → https://lnkd.in/gwVDP9rE
2️⃣ **Gabung ke Tech Voice Indonesia** untuk diskusi dan kolaborasi bareng anak-anak tech lainnya → https://lnkd.in/gFEj9y42





