RI Mau Bikin Aplikasi Mirip DeepSeek? INTEGRASI KEMENTERIAN AJA BELUM BERES! 🤯
Baru aja baca berita ini, langsung gemes, langsung geram!
- RI mau bikin model AI open-source ala DeepSeek?
- Bakal dipresentasikan ke Presiden?
- Kita lagi buat LLM?
💀 Astaga, integrasi antar kementerian aja masih berantakan!
💀 Coretax masih penuh bug, sistem pajak digital aja nggak kelar-kelar.
💀 Ribuan aplikasi kementerian jalan sendiri-sendiri, nggak ada sinkronisasi.
Sekarang mau bikin LLM? Serius?
🔹 Cost hardware? Bisa tembus triliun rupiah.
🔹 Talenta? Advanced AI Scientist itu barang langka.
🔹 Kesiapan data? Lupakan. Data antar lembaga aja masih silo, nggak ada standardisasi.
Coba realistis dulu:
❌ Sistem digitalisasi antar kementerian masih jalan masing-masing.
❌ Setiap lembaga punya aplikasinya sendiri-sendiri, nggak ada interoperabilitas.
❌ Kewenangan digitalisasi masih saling sikut: Peruri? Telkom? Kemenkominfo? Atau tetap masing-masing kementerian?
Bikin LLM itu bukan sekadar proyek gaya-gayaan!
Kalau benar mau bikin AI yang impactful, benahi dulu sistem digitalisasi yang ada.
🚨 Jangan cuma ikut hype, tapi realitanya kacau balau!
Kalau kayak gini terus, saya nggak heran makin banyak anak muda yang pilih jalan #KaburAjaDulu.
📢 Gimana menurut kalian? Mimpi tinggi atau gimmick baru lagi?
💬 Diskusi lebih lanjut? Let’s talk di Tech Voice Indonesia! 👉 https://bit.ly/4gZsWDx





