Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Permenkomdigi 6/2025 dan Standar Aplikasi SPBE

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Permenkomdigi 6/2025 dan Standar Aplikasi SPBE

One Government, One Platform, One Experience.
Apakah ini akhirnya mulai jadi kenyataan?

Dalam 3–4 bulan terakhir, kita melihat sinyal yang semakin kuat dari pemerintah pusat.

Mulai dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Pak Luhut, yang beberapa kali bicara di media tentang kekacauan digitalisasi pemerintahan — terlalu banyak aplikasi, tidak saling terhubung, dan ujung-ujungnya, rakyat tetap bingung harus pakai yang mana.

Tiba-tiba, keluar regulasi yang cukup menarik:
📜 Permenkomdigi No.6 Tahun 2025
Tentang Standar Teknis dan Prosedur Pembangunan dan Pengembangan Aplikasi SPBE.

Sebagai orang tech yang cukup sering mengkritik “proyek digital bancakan”, saya agak kaget... tapi juga sedikit lega.
Akhirnya, ada dokumen resmi yang menyatukan banyak hal yang selama ini kita ributkan.

Apa sebenarnya isi dari Permen ini?
Kalau dirangkum singkat, tujuannya jelas:
Membuat aturan main yang baku untuk membangun dan mengembangkan aplikasi pemerintahan

  • Gak bisa lagi sembarangan bikin aplikasi sendiri-sendiri
  • Gak bisa lagi satu instansi bikin 5 aplikasi yang sama dengan tampilan beda
  • Gak bisa lagi vendor lepas tangan setelah proyek selesai

Semua proses — dari perencanaan, pengembangan, integrasi, hingga evaluasi — diwajibkan mengikuti standar teknis dan arsitektur SPBE nasional.

Dan yang paling menarik:

  • Ada proses evaluasi fungsional & interoperabilitas
  • Ada audit sistem digital secara rutin
  • Bahkan jika aplikasi dibangun oleh vendor, mereka tetap harus dokumentasi, menyimpan kode sumbernya, dan siap di-take over

Lalu, kita bisa apa?
Nah, ini bagian pentingnya.
Sebagus apapun regulasi, tetap butuh eksekusi yang bersih dan dijaga.

Pemerintah gak akan bisa jalan sendiri. kita semua tahu, proses digitalisasi ini sering “ditumpangi” oleh orang dalam, vendor titipan, atau orang yang hanya jago presentasi tapi nol dalam delivery.

Mari kita kawal dan libatkan diri di transformasi digital pemerintahan.
Kita sudah terlalu lama menyaksikan sistem pemerintahan dibangun setengah hati.

Kalau kamu tech professional atau pelaku bisnis IT yang peduli sama arah digitalisasi negeri ini — join komunitasnya. Gratis. Tapi isinya serius. **Join disini** https://lnkd.in/gR4hdQhf

📢 Dan untuk Bu Meutya Viada Hafid serta Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia —  
kami dari komunitas Tech Voice Indonesia siap untuk membantu, berkontribusi, dan terlibat aktif dalam pembangunan SPBE yang sehat, efisien, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kami percaya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas profesional bisa menjadi pilar kuat transformasi digital Indonesia.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan ti…
Ekosistem Tech Indonesia

26 Mei2 mnt

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan ti…

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan tinggi bisa membuat sebagian besar Sumatera gelap. Sebagai orang tech, saya langsung teringat satu istilah yang sangat terkenal: SPOF…

Kebijakan Semalam Jadi dan Krisis Skalabilitas
Ekosistem Tech Indonesia

19 Okt2 mnt

Kebijakan Semalam Jadi dan Krisis Skalabilitas

Rorojongrang Policy: Negeri yang Ingin Bangun 1000 Candi Dalam Semalam Indonesia punya satu kebiasaan kuno yang tak pernah hilang: Ambisi tingkat dewa, eksekusi ala semalam jadi. Dari cerita rakyat Rorojongrang —…

Startup Indonesia Bangkit Lagi, Tapi Lebih Hati-hati
Ekosistem Tech Indonesia

27 Jun2 mnt

Startup Indonesia Bangkit Lagi, Tapi Lebih Hati-hati

Startup Madness Sudah Lewat. Tapi Nafasnya Masih Ada. Beberapa waktu lalu saya hadir di salah satu event yang ramai banget — Innovation Night 2025. Ruangan padat, penuh VC dan para founder. Ngobrol aja harus cari…

Tutupnya Tech in Asia dan Meredanya Startup RI
Ekosistem Tech Indonesia

2 Jul2 mnt

Tutupnya Tech in Asia dan Meredanya Startup RI

Sayonara, Tech in Asia Indonesia — Ini Sinyal Ekosistem Startup Kita Sudah di Ujung? Saya baru saja baca kabar besar: Tech in Asia Indonesia akan ditutup pada 15 Juli 2025, bagian dari restrukturisasi global Bagi saya…

Beasiswa LPDP x JICA Double Degree Indonesia-Jepang
Ekosistem Tech Indonesia

17 Apr2 mnt

Beasiswa LPDP x JICA Double Degree Indonesia-Jepang

Gak Nyangka! Bisa Dapat Gelar Ganda S2, Kuliah di Indonesia & Jepang Sekaligus Beberapa hari lalu saya baca skema beasiswa kolaborasi LPDP x JICA yang menurut saya underrated banget. Padahal ini powerful banget buat…

← Semua tulisan