Digitalisasi SPBU: Proyek Triliunan yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Kabar soal proyek digitalisasi SPBU Pertamina yang melibatkan Telkom dengan total biaya sekitar 3,6 triliun rupiah selama 5 tahun.
Jujur, saya sudah gak bisa berkata-kata lagi. Kelakuan kelakuan!!!
Konsep kerjasama ini sepertinya berbentuk KSO (Kerja Sama Operasional) dengan hitungan biaya 15,25 rupiah per liter. Kalau dihitung kasar, dengan konsumsi BBM nasional bisa tembus tuh sekitar 60 miliar rupiah per bulan hanya untuk biaya digitalisasi ini.
60 Miliar per bulan!
Saya gak habis pikir, uang sebanyak itu untuk biaya aplikasi, backend, dan infrastruktur? Serius? Itu bisa buat satu data center besar yang top-notch kalau benar-benar digunakan dengan optimal.
Tapi yang kita dapat apa?
Aplikasi myPertamina yang fiturnya ya gitu-gitu aja, dipakai juga gak masif banget. Jaringan SPBU Pertamina dengan total 5.518 SPBU dan 75.000 nozzle memang besar, tapi ini gak justify angka yang fantastis ini.
Anak-anak Tech Harusnya Tersinggung
Sebagai orang tech, saya ngerasa miris, gemes dan hadehh 🤯. Proyek digitalisasi selalu jadi bahan bancakan, bahan tipu-tipu.
Kalau dana segitu beneran dipakai buat digitalisasi dengan baik, kebayang betapa canggihnya ekosistem yang bisa dibuat:
✅ Sistem cashless yang seamless.
✅ Membership system yang bikin kita tahu riwayat konsumsi BBM kendaraan.
✅ Dashboard real-time untuk manajemen SPBU yang efisien.
✅ Sistem integrasi data yang valid antara MyPertamina x NIK x kendaraan x riwayat konsumsi BBM.
✅ Pelayanan maksimal sepeti yang kerang kuning.
Tapi apa yang terjadi?
Yang fundamental aja belum tentu beres.
Digitalisasi seharusnya jadi solusi, bukan ajang mark-up proyek.
Kita udah lelah lihat duit triliunan habis dengan hasil yang gitu-gitu aja.
Saya cuma bisa bilang: Anak-anak tech Indonesia harus mulai speak-up!
Kita gak bisa diam terus lihat ini semua.
Kalau kita terus diam, siap-siap aja lihat proyek-proyek tech makin jadi ajang "bancakan". Belum lagi nasib proyek subkon.
💬 Gimana menurut kalian? Masuk akal gak biaya digitalisasi ini?
Kalau kalian anak tech, wajib ikut ngobrol bareng kami di Tech Voice Indonesia. Gak bisa kita hadapi ini sendirian. Gabung disini https://lnkd.in/gR4hdQhf





