Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

IHSG Anjlok dan Trading Halt: Jangan Asal Serok

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
IHSG Anjlok dan Trading Halt: Jangan Asal Serok

IHSG Anjlok Lagi. “Saatnya Serok!” … Serius?
Hari ini IHSG anjlok lagi, menembus penurunan hingga 9%, dan saham-saham besar seperti BBCA terkoreksi sampai 12%.

Forum-forum rame banget:

Wah, saatnya serok!”
Belum bottom ini, sabar dulu...”
Diskon gede brooo!”

Tapi… ini bukan flash sale.
Kondisi ini bukan sekadar koreksi biasa.
Ini seperti orang-orang bersorak “serok ikan” di tengah tambak yang meluber karena banjir besar.

Dan lebih mengkhawatirkan lagi:
BEI kembali menghentikan sementara perdagangan saham.
Untuk kedua kalinya.

Buat yang paham pasar, trading halt itu tanda bahaya.
Intervensi pasar yang terlalu sering = kepercayaan publik bisa runtuh pelan-pelan.

Kita Lagi Krisis, Tapi Seakan Gak Ngerasa

Beberapa waktu lalu saya sudah bahas ini:
Sentimen global bikin investor asing pindah ke negara lain.
Sekarang diperparah lagi oleh gejolak ekonomi global dan perang dagang yang makin dekat.

Sementara itu…

Presiden bilang:
Saya tidak takut, Indonesia punya kekuatan.”

Tapi, fakta di lapangan?

  • Dolar tembus 17 ribu
  • PHK terus terjadi
  • Dunia kerja makin sempit
  • IHSG makin ambles

Dan jawabannya?
Muncul kebijakan-kebijakan seperti:
Makan Bergizi Gratis
Danantara
...Tanpa sense of crisis.

Sebagai seseorang yang hidup as problem solver,
jujur saya makin bingung — apa ini arah yang benar?

Buat kamu yang pengen tetap waras, tetap berpikir kritis, dan nyari solusi bareng.  
**Gabung di komunitas Tech Voice Indonesia**.  
Tempat kita diskusi, saling dukung, dan cari jalan tengah di tengah kekacauan ini.  
👉 https://lnkd.in/gR4hdQhf

Kalau kamu juga ngerasa tulisan ini menggambarkan kondisi kita hari ini, drop komentar kamu.  
Minimal kita tahu, kita gak sendiri.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

baby unicorn
Ekosistem Tech Indonesia

24 Jan2 mnt

Bubble Unicorn Meletus: Layoff dan Cara Bertahan

Unicorn Madness: Ketika Bubble Startup Akhirnya Meletus Kerja di unicorn itu impian semua anak zaman now. Kantor keren, budaya kerja kekinian, dan eksis di LinkedIn—siapa yang nggak mau? Tapi sekarang, impian itu…

Nadiem Jadi Tersangka: Korupsi Chromebook 3T
Ekosistem Tech Indonesia

4 Sep2 mnt

Nadiem Jadi Tersangka: Korupsi Chromebook 3T

Dari Role Model ke Tersangka Nama Nadiem Anwar Makarim (NAM) pernah jadi simbol harapan. Founder sukses → Menteri Pendidikan. Kita sempat percaya, “akhirnya ada sosok muda yang ngerti tech, ngerti digital, ngerti masa…

Efisiensi Rp256T dan Risiko Transformasi Digital
Ekosistem Tech Indonesia

29 Jan2 mnt

Efisiensi Rp256T dan Risiko Transformasi Digital

Pemerintah Efisiensi Rp256 Triliun: Ada yang Kena Layoff Juga Kayak Startup 🤔? Awal tahun 2025 dibuka dengan langkah mengejutkan: pemerintah melakukan efisiensi anggaran belanja negara hingga Rp256 triliun. Angka yang…

Bank Down Berhari-hari: Alarm Gagalnya Sistem IT
Ekosistem Tech Indonesia

11 Apr2 mnt

Bank Down Berhari-hari: Alarm Gagalnya Sistem IT

Sistem Bank Down Seminggu? Ini Bukan Sekadar Error, Ini Alarm Besar. Gangguan sistem Bank DKI yang terjadi sejak 29 Maret lalu… Baru diperbaiki lebih dari seminggu kemudian. Dan ini bukan kejadian pertama buat institusi…

koin jagat
Ekosistem Tech Indonesia

16 Jan2 mnt

Koin Jagat dan Risiko Treasure Hunt yang Viral

Koin Jagat: Kreatif atau Bikin Pikiran Pendek? Beberapa hari ini, koin Jagat jadi topik panas. Sampai-sampai dua kementerian, Komdigi dan Ekraf, ikut menyorot potensi kerusakannya. Karena penasaran, saya coba install…

← Semua tulisan