IHSG Anjlok Lagi. “Saatnya Serok!” … Serius?
Hari ini IHSG anjlok lagi, menembus penurunan hingga 9%, dan saham-saham besar seperti BBCA terkoreksi sampai 12%.
Forum-forum rame banget:
“Wah, saatnya serok!”
“Belum bottom ini, sabar dulu...”
“Diskon gede brooo!”
Tapi… ini bukan flash sale.
Kondisi ini bukan sekadar koreksi biasa.
Ini seperti orang-orang bersorak “serok ikan” di tengah tambak yang meluber karena banjir besar.
Dan lebih mengkhawatirkan lagi:
BEI kembali menghentikan sementara perdagangan saham.
Untuk kedua kalinya.
Buat yang paham pasar, trading halt itu tanda bahaya.
Intervensi pasar yang terlalu sering = kepercayaan publik bisa runtuh pelan-pelan.
Kita Lagi Krisis, Tapi Seakan Gak Ngerasa
Beberapa waktu lalu saya sudah bahas ini:
Sentimen global bikin investor asing pindah ke negara lain.
Sekarang diperparah lagi oleh gejolak ekonomi global dan perang dagang yang makin dekat.
Sementara itu…
Presiden bilang:
“Saya tidak takut, Indonesia punya kekuatan.”
Tapi, fakta di lapangan?
- Dolar tembus 17 ribu
- PHK terus terjadi
- Dunia kerja makin sempit
- IHSG makin ambles
Dan jawabannya?
Muncul kebijakan-kebijakan seperti:
“Makan Bergizi Gratis”
“Danantara”
...Tanpa sense of crisis.
Sebagai seseorang yang hidup as problem solver,
jujur saya makin bingung — apa ini arah yang benar?
Buat kamu yang pengen tetap waras, tetap berpikir kritis, dan nyari solusi bareng.
**Gabung di komunitas Tech Voice Indonesia**.
Tempat kita diskusi, saling dukung, dan cari jalan tengah di tengah kekacauan ini.
👉 https://lnkd.in/gR4hdQhf
Kalau kamu juga ngerasa tulisan ini menggambarkan kondisi kita hari ini, drop komentar kamu.
Minimal kita tahu, kita gak sendiri.





