Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Koin Jagat dan Risiko Treasure Hunt yang Viral

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
koin jagat

Koin Jagat: Kreatif atau Bikin Pikiran Pendek?

Beberapa hari ini, koin Jagat jadi topik panas. Sampai-sampai dua kementerian, Komdigi dan Ekraf, ikut menyorot potensi kerusakannya.

Karena penasaran, saya coba install aplikasinya. Ternyata benar, fitur utama mereka, Treasure Hunt, mengajak pengguna berburu koin fisik yang disembunyikan di tempat tertentu.

Nilai koinnya memang fantastis:

  • Golden Coin: 100 juta rupiah
  • Silver Coin: 10 juta rupiah
  • Lucky Coin: 300 ribu - 1 juta rupiah

Hadeeeh... Kadang ya, inovasi ini mau dibilang kreatif memang kreatif, tapi di sisi lain bikin orang jadi berpikir pendek. Mirip aplikasi-aplikasi “instant money” yang menggoda pengguna untuk mengejar uang tanpa memikirkan dampaknya.

Akibatnya?
Kerumunan orang di taman, ada yang melanggar area larangan, bahkan merusak fasilitas publik. Ide yang seharusnya membawa hiburan malah jadi masalah sosial. Memang sih kalau dilihat dari IGnya koin jagat, mereka menghimbau untuk tidak merusak fasilitas publik, tapi ya gimana, namanya orang hunting barang tersembunyi.

Pesan buat founder dan developer:
Sebagai pembuat aplikasi, kita juga punya tanggung jawab moral kepada masyarakat. Buatlah sesuatu yang bukan hanya viral, tapi positif dan menambah nilai. Jangan hanya mengejar angka, tapi pikirkan bagaimana solusi kita bisa meningkatkan kemampuan pengguna sekaligus dampak baik bagi lingkungan sekitar.

👋 PS:
Join komunitas baru kami Tech Voice Indonesia (TVI), wadah diskusi dan kolaborasi untuk berbagai topik teknologi, termasuk inovasi yang membawa dampak baik : https://lnkd.in/gCXHMPGf


Kalau kamu punya pendapat lain:
🔔 Follow saya untuk diskusi teknologi
♻ Repost agar lebih banyak yang sadar
💬 Komentar di bawah – setuju atau nggak setuju?

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan ti…
Ekosistem Tech Indonesia

26 Mei2 mnt

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan ti…

Beberapa hari terakhir kita melihat bagaimana putusnya satu jalur transmisi tegangan tinggi bisa membuat sebagian besar Sumatera gelap. Sebagai orang tech, saya langsung teringat satu istilah yang sangat terkenal: SPOF…

PHK Massal, Kesenjangan, dan Amarah Publik
Ekosistem Tech Indonesia

30 Agu2 mnt

PHK Massal, Kesenjangan, dan Amarah Publik

Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja Dua hari terakhir (28–29 Agustus 2025), kita melihat demonstrasi berujung kerusuhan di beberapa kota: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Trigger-nya? Tunjangan fantastis anggota DPR…

Latah AI, Semua Mendadak Jadi Pakar.
Ekosistem Tech Indonesia

20 Mei2 mnt

Latah AI: Tren Besar, Fondasi Layanan Publik Rapuh

Latah AI, Semua Mendadak Jadi Pakar. Tiba-tiba semua bicara AI. Kementerian & lembaga bikin seminar berbau AI Tokoh publik ngomongin AI bantu program Makan Bergizi Gratis Bahkan ada tokoh lama diaktifkan kembali sebagai…

Web DPR Diretas: Masalahnya Mindset dan Anggaran
Ekosistem Tech Indonesia

19 Jul2 mnt

Web DPR Diretas: Masalahnya Mindset dan Anggaran

Web DPR Diretas Ribuan Kali Katanya solusinya: asah skill IT di tiap institusi. Saya cuma bisa senyum miris. Masalahnya bukan di skill anak IT-nya. Masalahnya ada di mindset pejabat dan sistem bancakan anggaran proyek…

Saat Trust Jadi Produk, Pertamina Tertinggal
Ekosistem Tech Indonesia

6 Okt2 mnt

Saat Trust Jadi Produk, Pertamina Tertinggal

Trust Is The Product — Tapi Pertamina Nggak Paham Konsep Itu Pertamina ini perusahaan besar, tua, dan punya aset negara yang luar biasa. Tapi jujur aja… kok kelakuannya sering kayak startup receh yang belum ngerti arti…

← Semua tulisan