Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Latah AI: Tren Besar, Fondasi Layanan Publik Rapuh

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Latah AI, Semua Mendadak Jadi Pakar.

Latah AI, Semua Mendadak Jadi Pakar.

Tiba-tiba semua bicara AI.

  • Kementerian & lembaga bikin seminar berbau AI
  • Tokoh publik ngomongin AI bantu program Makan Bergizi Gratis
  • Bahkan ada tokoh lama diaktifkan kembali sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional — dan topiknya? AI lagi.

Kayak kata Pak Presiden:
"Omon-omon semua"

Ngomongin AI, tapi...

  • Akses rumah sakit dan BPJS masih bikin frustrasi
  • Website pemerintah banyak yang error dan nggak update
  • Sistem perpajakan online bisa down berhari-hari
  • Layanan publik lambat, form isian berulang, dan tidak terintegrasi

Ini bukan soal teknologi. Ini soal mindset. Soal people.
Kita senang ikut tren, tapi lupa dasar-dasarnya belum siap.
Tapi ya...
Kita juga nggak bisa berhenti. Karena wave AI ini akan tetap datang,
dan lebih baik kita paham cara mengendarainya — bukan cuma nonton dari pinggir.

Maka apa harus kita lakukan?
Normalisasikan AI ke dalam aksi nyata. Bukan cuma pitch deck dan presentasi.

  • Buat bank use-case – kumpulkan contoh nyata pemanfaatan AI lintas sektor
  • Buat bank workflow – desain alur praktis agar sektor-sektor bisa adopsi AI lebih cepat
  • Dorong kolaborasi antara teknolog, pemerintah, industri, dan masyarakat Kalau bukan kita, siapa lagi?
    —

📣 PS:
Kalau kamu belum gabung ke komunitas Tech Voice Indonesia,
tempat kita ngobrolin masa depan tech, startup, dan AI dari sudut pandang praktis:
➡️ techvoiceindonesia.org

Yang pengen dimentorin sampe jadi -> https://lnkd.in/gaiB8w8n

💬 Punya pendapat soal 'Latah AI' ini? Drop di komentar!

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

← Semua tulisan