Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

PHK Tokopedia dan Penjajahan Platform Asing

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
PHK Tokopedia dan Penjajahan Platform Asing

Tokopedia Layoff (Lagi): Kita Dijajah Model Baru

Kita bangsa Indonesia pernah dijajah Belanda 350 tahun.
Dan anehnya, sampai hari ini—kita masih sering jadi “budak” di negeri sendiri.

Salah satu contohnya: Tokopedia.
Dulu dibangun dengan mimpi founder lokal, jadi kebanggaan nasional.
Hari ini? Berita PHK berjilid-jilid lagi, lagi, dan lagi.

Timeline Singkat Tokopedia 2022–2025

  • Apr 2022: IPO GoTo (gabungan Gojek–Tokopedia) → raise ~US$1,1 miliar (SoftBank, Alibaba, GIC, publik)
  • Nov 2022: PHK 1.300 karyawan (12% staf)
  • Mar 2023: PHK 600 karyawan
  • Des 2023: ByteDance akuisisi mayoritas Tokopedia (75% saham) senilai US$840 juta
  • Jun 2024: PHK 450 karyawan pasca integrasi TikTok Shop
  • Mei 2025: PHK 200 karyawan
  • Jul–Ags 2025: PHK 420 karyawan

Total? >3.000 orang harus angkat kaki dalam 3 tahun terakhir.

Kenapa ini penting?
Karena pasar yang mereka kuasai adalah pasar kita sendiri:

1. Pemilik & pengelola pasar sudah dikuasai asing.
2. Seller online merasa makin tidak nyaman dengan aturan & perubahan.
3. Pembeli—99% orang Indonesia—tidak punya banyak pilihan.
4. Yang membangun platform (anak bangsa) satu per satu dibuang.

Ini namanya penjajahan modern: bukan dengan senjata, tapi lewat modal & platform.

Tapi… Kita Jangan Putus Asa
Layoff memang menyakitkan.
Tapi ini juga jadi alarm buat kita semua:

  • Founder & profesional tech: jangan hanya bangun valuasi, bangun bisnis yang sustain.
  • Pemerintah: jangan sekadar jadi penonton, lindungi ekosistem kita.
  • Kita sebagai konsumen: mulai peduli, pilih dan dukung product lokal dan platform lokal.

Kalau tidak, kisah Tokopedia hanya akan jadi satu dari banyak cerita—
tentang “karya anak bangsa” yang akhirnya dijual murah.

💬 Bagaimana pendapatmu soal ini?  
Apakah kita bisa punya ekosistem tech yang benar-benar **punya Indonesia**?

📩 DM saya kalau mau diskusi lebih dalam.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

← Semua tulisan