Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Penangkapan CEO eFishery dan Pelajaran Startup

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Penangkapan CEO eFishery dan Pelajaran Startup

Ikan Hijau Itu Akhirnya Ditangkap.
Dan ini bukan dongeng startup. Ini kenyataan.

Setelah hampir 6 bulan penuh kebisingan,
satu demi satu mulai terjawab.

Beberapa waktu lalu, Gibran Huzaifah — cofounder dan CEO eFishery —
resmi ditangkap.
Bersama dua orang lainnya: Angga Hardian Raditya dan Andri Yadi.
Kasus ini kembali membuat dunia startup dan tech panas.

Kasus ini bukan hanya soal satu orang.
Bukan cuma soal "ikan digital" dan peternak.
Tapi tentang sistem manipulasi yang sudah berjalan lama.

Ketika laporan audit keuangan untuk kasus ini,
nama-nama lain mulai bermunculan.
Bukan satu. Bukan dua. Tapi banyak.
Ada indikasi pengkondisian, markup, bahkan permainan besar di lapangan.

Saya pribadi sempat dapat banyak DM.
Cerita-cerita dari orang yang pernah kerja di sana,
pernah bermitra, atau sekadar tahu “permainan” di balik layar.

Kita jadi teringat satu kasus legendaris dari Silicon Valley:
Elizabeth Holmes dengan Theranos-nya.
Startup biotech bernilai miliaran dolar.
Janji muluk. Teknologi yang tidak pernah nyata.
Dan ujungnya? Penjara.

Kisah eFishery bisa jadi versi lokalnya.
Dan dari sini, banyak pelajaran penting buat para calon founder dan entrepreneur muda:
1. Bangun bisnis di atas fondasi nyata
Bukan di atas narasi, branding, atau angka yang dikondisikan.

2. Jangan scale terlalu cepat
Flywheel bisnis harus kuat dulu.
Kalau tidak? Operasional tersedat, angka dimanipulasi.

3. Bikin bisnis beneran
Bukan sekadar “bakar uang”.
Kejar profitabilitas. Pahami net margin. Jangan cuma growth vanity.

4. Bisnis besar = tanggung jawab besar
Jangan cuma keren-kerenan jadi CEO.
Kalau belum pernah urus bisnis ratusan miliar,
belajarlah dulu. Bangun tim yang kompeten. Jangan dikelola asal-asalan.

Startup bukan sekadar ide keren + pitch deck + funding.
Startup adalah tanggung jawab.
Ke tim. Ke investor. Ke market. Ke masyarakat.

Dan ketika tanggung jawab itu diabaikan,
ya... akhirnya seperti ini.
Satu per satu ditarik ke meja hukum.

Kalau kamu sedang bangun startup,
atau kamu mulai ngerasa ada yang salah di dalam,
yuk ngobrol.

🟡 Saya terbuka buat diskusi, mentoring, dan berbagi pengalaman —
supaya kamu gak perlu jatuh ke lubang yang sama.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Blockchain di Indonesia: Janji Besar, Adopsi Seret
Ekosistem Tech Indonesia

2 Jul2 mnt

Blockchain di Indonesia: Janji Besar, Adopsi Seret

Blockchain: Teknologi Hebat yang Masih Sepi Peminat Video ini cukup ramai. Mas Wapres Gibran tampil di YouTube resmi, bicara soal pentingnya blockchain untuk lompatan digital Indonesia. Keren? Iya. Tapi jujur, saya…

RFP Tanda Tangan Digital 500 Miliar
Ekosistem Tech Indonesia

2 Mar2 mnt

RFP Tanda Tangan Digital 500 Miliar: Absurd?

500 Miliar Rupiah untuk Sistem Tanda Tangan Digital? Negeri ini memang luar biasa... Ketika digitalisasi dikelola dengan mindset yang salah, yang terjadi bukan efisiensi, tapi proyek absurd dengan angka fantastis…

DTSEN: Bansos Lebih Tepat Lewat Data Tunggal
Ekosistem Tech Indonesia

18 Jul2 mnt

DTSEN: Bansos Lebih Tepat Lewat Data Tunggal

Yang Butuh Nggak Dapat. Yang Dapat Nggak Butuh Kita hidup di negara yang sering bangga bilang: “Bansos untuk rakyat.” Tapi kenyataannya? Banyak yang butuh malah nggak kekebagian. Dan yang memang sudah mampu… bangga pake…

Mentalitas Instan, Korupsi Digital, dan PHK Tech
Ekosistem Tech Indonesia

16 Mar2 mnt

Mentalitas Instan, Korupsi Digital, dan PHK Tech

Mentalitas Bangsa yang Pendek Pikiran: Efeknya ke Digitalisasi dan Gelombang PHK Beberapa waktu yang lalu, saya merenung tentang kondisi bangsa ini. Indonesia, negara yang pada tahun 1945 sama-sama porak poranda seperti…

CS Pajak Mengajari Hack XML, Tanda Sistem Gagal
Ekosistem Tech Indonesia

5 Mar2 mnt

CS Pajak Mengajari Hack XML, Tanda Sistem Gagal

Ketika Customer Service Pajak Kasih Solusi Hack Sendiri… Pertama, kita apresiasi dulu semangat tim kringpajak yang berusaha kasih solusi ke user. Mereka sampai kasih langkah-langkah edit XML di Notepad++ buat nge-fix…

← Semua tulisan