Judol, Judol, Judol… Pedulilindungi Gagal Dimaintain!
Beberapa hari lalu, ramai lagi soal situs Pedulilindungi yang malah menampilkan JUDOL alias judi online.
Padahal saya masih ingat betul masa-masa COVID-19 dulu:
- Mobilitas dibatasi, semua aktivitas dipantau.
- Mau ke mall? Scan QR di Pedulilindungi.
- Mau naik pesawat? Harus ada sertifikat vaksin & hasil tes PCR di aplikasi ini.
Bahkan saat itu, Pedulilindungi nggak cuma berdiri sendiri.
Waktu itu kita terbiasa pakai aplikasi health-tech seperti Halodoc dan Alodokter:
- Beli tes COVID online
- Dapat hasil lab dikirim digital
- Kalau positif, dapat notifikasi isolasi mandiri
- Kalau negatif, dapat notifikasi aman
- Obat antivirus? Langsung dikirim by online.
Berasa banget identitas kita di-label-in secara digital — “Hijau, Kuning, Merah dan Hitam”
Selama 2 tahun penuh, Pedulilindungi jadi identitas digital kita.
Keren banget rasanya — kalau dikelola dengan baik.
Bukti kalau kita pernah bikin DIGITAL-ID.
Tapi setelah COVID reda?
Pedulilindungi kayak disimpan di gudang.
Katanya sih beralih ke SatuSehat ya.
Eh, sekarang malah jadi lahan judi online.
Dari pihak Kemenkes bilang sudah diserahkan ke Telkom.
Dari Telkom… ya gitu deh.
Padahal secara teknis, ini masalah basic banget:
- Maintenance & redirect
- Grace period panjang (minimal 10 tahun)
- Biar nggak jadi lahan phishing atau situs abu-abu.
Tapi masalahnya bukan di teknologi —
masalahnya di people yang nggak serius dan nggak profesional ngurus digitalisasi.
Hal kayak gini bikin orang skeptis sama digitalisasi layanan publik.
Website-website pemerintah banyak yang mati suri, ketinggalan, atau malah jadi tempat malware.
Belum lagi kalau kita buka satu-satu — yang keluar umpatan2.
Kayaknya sudah saatnya Indonesia punya Badan Digitalisasi Nasional (atau apapun namanya).
Sayangnya, Komdigi pun masih sibuk dengan skandal demi skandal — nggak kelar-kelar.
Kalau kamu lagi bangun healthtech, digital public services, atau startup di bidang ini,
ingat: digitalisasi itu bukan cuma teknologi — tapi juga governance.
Mau mentoring atau diskusi soal digitalisasi dan governance? DM saya!





