Digitalisasi Setengah Jalan.
Masih ingat sekitar 10 tahun lalu, ketika konsep “Pelayanan Satu Pintu” digembar-gemborkan?
PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu)
OSS (Online Single Submission)
MPP (Mal Pelayanan Publik)
Semua janji manis:
- Urus izin nggak perlu ke mana-mana.
- Semua instansi di satu atap.
- Proses cepat, mudah, murah, transparan.
Saya masih ingat betul hype-nya. Waktu itu saya ikut excited—akhirnya birokrasi kita akan lebih cepat.
Tapi apa yang saya rasakan?
Saat submit izin PSE, statusnya hilang entah ke mana. Follow up berkali-kali, jawaban template: “Sedang diproses.”
Minggu berganti bulan.
Padahal di era digital, yang saya harapkan: proses yang ringkas, status real-time, transparan.
Kenapa ya digitalisasi ini rasanya setengah jalan?
Saya coba rangkum jadi beberapa poin penting:
1️⃣ Koncept bagus, eksekusi kecil
OSS, PTSP, MPP—semuanya bagus di konsep.
Tapi begitu dieksekusi, banyak yang masih manual.
Satu atap, tapi sistemnya nggak connect.
Hasilnya? Antrian panjang, dokumen masih harus print & bawa-bawa.
2️⃣ Lebih fokus ke “Proses” daripada “People”
Spirit digitalisasi itu: mindset “pelayanan cepat, mudah, murah, transparan.”
Tapi kenyataannya masih ada mental:
“Kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah?”
Banyak yang mindset-nya belum siap digital—jadi ya sistem secanggih apapun bisa macet di meja birokrasi.
3️⃣ Era Digital 2.0 harusnya jalan
Setelah transformasi digital tahap awal (aplikasi), mestinya kita udah siap ke tahap berikutnya:
- Data rapi, paperless, connect antar instansi.
- AI Agent bantu proses submission OSS—tanpa harus upload dokumen PDF satu per satu.
- Monitoring status real-time, transparan.
Bayangkan OSS yang pakai AI Agent:
- Dokumen masuk, dicek otomatis.
- Data terverifikasi lintas lembaga.
- Approval cepat, by system.
Tapi ya itu dia…
Kalau mindset birokrasi masih kuat, ya balik lagi:
OSS down berhari-hari,
izin nggak jelas kapan kelar,
dan investor keburu kabur.
Refleksi kita bersama:
Digitalisasi itu bukan soal aplikasi doang.
Tapi soal mindset, soal people, soal sense of urgency.
Kalau nggak berubah, ya hasilnya ya gitu-gitu aja.
Kalau kamu pernah ngalamin submit OSS yang stuck?
Atau punya cerita tentang OSS atau PTSP yang bikin geleng-geleng?
Yuk sharing di kolom komentar.
📩 DM saya kalau mau diskusi lebih lanjut tentang digitalisasi dan implementasinya : https://lnkd.in/gwVDP9rE
🟡 Gabung Tech Voice Indonesia → https://lnkd.in/gR4hdQhf.





