53% Manajer Rekrutmen: Gen-Z Tidak Siap Kerja"
📊 Data yang diringkas oleh Katadata ini mengejutkan: 53% manajer perekrutan menilai Gen-Z tidak siap kerja.
Alasan utamanya? Banyak manajer perekrutan mengkhawatirkan hal-hal seperti:
- Tidak merespons masukan dengan baik.
- Kurang etos kerja.
- Kurangnya kemampuan berkomunikasi.
Sebagai profesional di level manajemen, saya habiskan banyak waktu untuk mencari orang yang tepat. Ribuan orang sudah saya interview, dan selama lebih dari 10 tahun, saya menyimpulkan satu hal:
Kampus tidak siap mencetak lulusan yang siap kerja.
Data ini valid. Saya sendiri punya project weekend dengan codename sayakerja dan sudah masuk ke kampus-kampus untuk diskusi dengan mahasiswa, dekan, dan prodi dari berbagai jurusan.
Hasilnya?
- Mahasiswa terlalu asik dengan dunia kampus.
- Kampus terlalu jauh gap-nya dengan industri.
Pesan untuk Gen-Z dan Fresh Graduates:
Buat kamu yang baru lulus atau punya adik yang mau lulus, ini saatnya sadar:
- Jangan terlena dengan aktivitas kampus saja
- Mulai tanya: “Apa skill saya sudah relevan dengan industri?”
- Jangan tunggu “realita dunia kerja” menghantam kamu
💡 Apa pendapat kalian?
Apakah data ini menggambarkan realita yang kalian lihat juga?
Atau, apa ada solusi yang harus kita dorong untuk mempersempit gap ini? Share di komentar!
💬 PS:
👉 Ikuti perjalanan saya di project sayakerja untuk insight lebih banyak soal dunia kerja, subscribe https://lnkd.in/gn38Y6UU
👉 Join yuk untuk cerita, pengalaman, dan diskusi lainnya soal tech, startup, dan karir https://lnkd.in/gCXHMPGf





