Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Transfer Data Pribadi ke AS dalam Deal Dagang

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Transfer Data Pribadi ke AS dalam Deal Dagang

Obral Data Pribadi Demi Diskon Tarif?

Saya sempat bengong baca ini.

Dalam kesepakatan dagang terbaru Indonesia–Amerika Serikat, salah satu poinnya menyebut bahwa data pribadi bisa ditransfer ke US.
Dokumen resminya dari White House bisa dibaca langsung di sini:

Dan langsung rame, dari grup WA, Discord, sampai forum profesional.
"Segitunya kah kita sampai harus obral data pribadi demi kesepakatan dagang?"

Positif thinking sayasemogabukan data sensitif seperti NIK, KTP, HP, atau alamat.
Karena kita semua tahu:
🇮🇩 Indonesia punya UU PDP
🇪🇺 Eropa punya GDPR
🇺🇸 AS pun punya standar perlindungan data tinggi, terutama pasca kasus Cambridge Analytica.

Tapi... wording-nya tetap membuat khawatir.
Apalagi kalau kita tahu betapa carut-marutnya pengelolaan data di negeri ini.

Saya cukup concern karena saat ini sedang membangun inisiatif bersama tim untuk menata ulang data sektor publik dan privat.
Bukan cuma soal privasi, tapi soal fragmentasi.

Karena:

  • Data yang tersebar di mana-mana = insight yang tercerai-berai
  • Digitalisasi setengah matang = sulit ambil keputusan
  • Tanpa good governance = rawan disalahgunakan

Saya dan team sekarang lagi propose ke banyak sektor — dari instansi pemerintahan sampai perusahaan — untuk:

  • Merapikan data dengan standard enterprise
  • Membangun data warehouse yang proper
  • Membuat insight bisa disajikan, bukan dikubur
  • Dan tetap menjunjung tinggi perlindungan data pribadi

Yang menarik (atau ironis?)…
Di saat publik masih ramai membahas siapa yang bocorin data
Pemerintah justru diam-diam tanda tangan transfer data ke luar negeri

Kalau ini demi kerja sama dagang yang sehat dan transparan:
✔️ Saya dukung.

Tapi kalau ini diam-diam jadi celah komersialisasi data rakyat ke luar
🚨 Maka ini harus jadi sorotan.

Saya percaya privacy = trust.
Kalau kepercayaan rakyat makin hilang, data sebesar apa pun gak akan berarti.

Kamu sendiri gimana?
Setuju gak kalau data pribadi masuk dalam kesepakatan dagang global?


🟡 Ngobrolin data governance, datawarehouse dan insight – Saya buka untuk kolaborasi & konsultasi

🟡 Join komunitas Tech Voice Indonesia – Ngobrolin tech dengan cara yang relevan https://lnkd.in/gR4hdQhf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

UMKM Hadapi Gejolak Global: 5 Langkah Adaptif
Ekosistem Tech Indonesia

6 Apr2 mnt

UMKM Hadapi Gejolak Global: 5 Langkah Adaptif

UMKM di Tengah Gejolak Global: Adaptasi atau Tenggelam? Beberapa hari lalu, ada komentar masuk di postingan saya tentang dominasi ekonomi global: “Sangat menarik. Bagaimana para pelaku UMKM, apa saja yang perlu…

Penangkapan CEO eFishery dan Pelajaran Startup
Ekosistem Tech Indonesia

5 Agu2 mnt

Penangkapan CEO eFishery dan Pelajaran Startup

Ikan Hijau Itu Akhirnya Ditangkap. Dan ini bukan dongeng startup. Ini kenyataan. Setelah hampir 6 bulan penuh kebisingan, satu demi satu mulai terjawab. Beberapa waktu lalu, Gibran Huzaifah — cofounder dan CEO eFishery…

PHK Massal, Kesenjangan, dan Amarah Publik
Ekosistem Tech Indonesia

30 Agu2 mnt

PHK Massal, Kesenjangan, dan Amarah Publik

Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja Dua hari terakhir (28–29 Agustus 2025), kita melihat demonstrasi berujung kerusuhan di beberapa kota: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Trigger-nya? Tunjangan fantastis anggota DPR…

CoreTax Rp1,3T, Audit Publik Nilai & Stack
Ekosistem Tech Indonesia

3 Feb2 mnt

CoreTax Rp1,3T, Audit Publik Nilai & Stack

CoreTax Rp1,3 Triliun: Proyek Digitalisasi atau "Overpriced" Tech? CoreTax tidak habis2nya dibahas! Proyek digitalisasi pajak Indonesia yang digarap Qualysoft (software) & LG CNS (hardware) ini nilainya Rp1,3 triliun…

Permenkomdigi 6/2025 dan Standar Aplikasi SPBE
Ekosistem Tech Indonesia

7 Apr2 mnt

Permenkomdigi 6/2025 dan Standar Aplikasi SPBE

One Government, One Platform, One Experience. Apakah ini akhirnya mulai jadi kenyataan? Dalam 3–4 bulan terakhir, kita melihat sinyal yang semakin kuat dari pemerintah pusat. Mulai dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional…

← Semua tulisan