Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Gelombang PHK Tak Lagi Soal Startup — Kali Ini Pabrikan Pun Tumbang.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Gelombang PHK Tak Lagi Soal Startup — Kali Ini Pabrikan Pun Tumbang.

Gelombang PHK Tak Lagi Soal Startup — Kali Ini Pabrikan Pun Tumbang.

Gelombang PHK lagi-lagi melanda.
Tapi kali ini bukan dari startup, bukan dari perusahaan teknologi.
Yang tumbang justru datang dari sektor pabrikan — yang selama ini dianggap stabil dan tahan badai.

Sebut saja Michelin dan pemasok Nike — dua nama besar dengan ribuan karyawan, kini harus merumahkan lebih dari 3.000 orang.
Dan ini baru yang muncul ke permukaan.
Yang tidak terpublikasi, mungkin jauh lebih banyak.

Lalu seperti biasa, muncul reaksi cepat tapi tanpa arah.
Beberapa hari lalu, Dasco dan jajaran pimpinan DPR datang ke pabrik dan menyuarakan satu kalimat klasik:

“Stop PHK.”

Kalimatnya bagus, tapi… ya cuma itu.
Sudah lebih dari dua tahun gelombang PHK ini bergulir — dari startup, fintech, logistik, retail, hingga manufaktur.

Dan apa langkah konkret pemerintah serta DPR selama ini untuk menekan laju PHK massal?
Tidak terlihat.

Tidak ada kebijakan yang menyentuh akar persoalan — hanya kedatangan simbolis dan konferensi pers sesaat.

Jadi jangan heran kalau masyarakat mulai berbondong-bondong menyerukan satu hashtag yang makin relevan tiap harinya:

Karena mereka sudah lelah berharap.

Kita nggak bisa cuma menunggu solusi yang nggak kunjung datang.
Yang bisa kita lakukan sekarang adalah siapkan diri menghadapi realitas baru — dunia kerja yang makin tak pasti.

Mulailah investasi pada diri sendiri:
🔹 Bangun second skill, bahkan third atau fourth skill.
🔹 Kuasai hal-hal baru yang relevan dengan masa depan.
🔹 Dan, yang paling penting, pelajari AI tools.

Karena kenyataannya:
AI bukan lagi sekadar tren, tapi penyelamat produktivitas — bahkan bisa membuka peluang kerja baru yang nggak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Saya lagi bikin sesi online singkat:
AI for Real Work: Belajar Pakai AI Tools untuk Kerja Sehari-hari.”
Rabu, 5 November 2025 | 19.30–21.00 WIB
Live via Zoom
Daftar di sini 👉 https://lnkd.in/gfmjrTrf

💬 Dunia berubah cepat. Yang bertahan bukan yang paling pintar, tapi yang paling adaptif.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…
AI & Produktivitas

19 Mei2 mnt

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan orang startup. Bukan juga orang yang sibuk bicara valuation atau growth chart. Tapi orang yang puluhan tahun benar-benar hidup di…

AI Menggeser QA/QE ke Autonomous Quality Engineer
AI & Produktivitas

12 Mar2 mnt

AI Menggeser QA/QE ke Autonomous Quality Engineer

Adopsi AI di Dunia QA: Now or Die? Sering saya lihat di project software development banyak story dan task yang nggak bergerak. Saya tanya ke tim, "Ini kenapa kok nggak gerak?" Jawabannya: "Bottleneck-nya di QA, pak" 1…

Manus Dijual Puluhan Triliun. Kita Masih Sibuk Kagum.
AI & Produktivitas

5 Jan2 mnt

Manus Dijual Puluhan Triliun. Kita Masih Sibuk Kagum.

Manus Dijual Puluhan Triliun. Kita Masih Sibuk Kagum. Tahun 2025 kemarin, satu nama sempat lewat: Manus. General-purpose AI agent dari China. Saya sempat coba Manus waktu awal rilis. Jujur saja: biasa. Trial sebentar…

Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik.
AI & Produktivitas

29 Jul2 mnt

Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik.

Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik. Beliau bilang kurang lebih begini... Problem MBG bukan di idenya. Problemnya di eksekusinya. Yang seharusnya dimulai dengan piloting, malah…

To the moon
AI & Produktivitas

29 Jun2 mnt

To the moon."

To the moon." Masih ingat kalimat itu? Beberapa bulan lalu sempat jadi headline optimisme pasar. Hari ini, yang terjadi justru sebaliknya. IHSG terperosok cukup dalam, investor asing keluar besar-besaran, rupiah…

← Semua tulisan