Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik.

Ada satu potongan pidato Opung (Pak Luhut BP) yang menurut saya menarik.

Beliau bilang kurang lebih begini...

Problem MBG bukan di idenya.

Problemnya di eksekusinya.
Yang seharusnya dimulai dengan piloting, malah langsung scale-up.

Sebagai orang startup, saya langsung mengangguk.

Karena ini bukan cuma berlaku di MBG.

Ini berlaku di hampir semua bisnis.

Tidak ada perusahaan yang tiba-tiba langsung besar.

Tidak ada startup yang tiba-tiba melayani puluhan juta user tanpa melewati fase trial, validasi, iterasi, sampai berkali-kali pivot.

Bahkan ketika era growth hacking dan bakar duit, semua ekspansi tetap dihitung.
Kalau salah hitung...
Ujungnya ya seperti yang pernah kita lihat sendiri.
Ada yang valuasinya anjlok.
Ada yang harus PHK.
Ada yang akhirnya tutup.

Karena scale-up memperbesar keberhasilan.
Tapi...
Scale-up juga memperbesar kesalahan.

Saya sendiri pernah mengalami.
Semakin cepat kita bergerak, semakin banyak bug.
Semakin banyak miss.
Semakin besar potensi fraud.

Bedanya...
Di dunia startup, direksi, investor, dan pemegang saham sadar penuh bahwa itu adalah konsekuensi dari strategi yang mereka pilih.

Kalau gagal...
Ya pivot.

Kalau salah...
Ya diperbaiki.

Kalau model bisnisnya tidak jalan...
Ya cari model baru.

Nah sekarang saya ingin menambahkan sedikit dari pernyataan Opung.
Menurut saya problemnya bukan hanya terlalu cepat scale-up.
Problem yang lebih besar adalah...
Siapa yang menjalankan scale-up itu?

Karena menjalankan program nasional dengan anggaran ratusan triliun bukan sekadar soal semangat.

Tetapi soal kompetensi, pengalaman, dan kapabilitas eksekusi.
Kalau ketiga hal itu tidak cukup...

Scale-up bukan lagi menjadi akselerator.

Tetapi menjadi akselerator masalah.

Dan menurut saya...

Inilah rumus yang paling berbahaya.

Scale-up + kompetensi yang belum siap = resep kehancuran sebuah program besar.

Karena kalau program sebesar ini berhasil...
Yang menikmati hasilnya adalah masyarakat.
Tapi kalau gagal...
Yang membayar biayanya juga masyarakat.


🟡  Kalau Anda ingin ngobrol soal digital transformation, AI, startup scaling, atau bagaimana membangun produk agar tidak tumbuh lebih cepat daripada kemampuan organisasinya, silakan DM saya.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

PMO di Era AI: Upgrade ke Strategic Project Officer
AI & Produktivitas

13 Mar2 mnt

PMO di Era AI: Upgrade ke Strategic Project Officer

PMO di Era AI: Adaptasi Jadi SPO atau Tamat Karier! Beberapa waktu lalu, saya diskusi dengan teman yang berprofesi sebagai PMO. Dia khawatir karena melihat peran PMO semakin tergerus dengan hadirnya AI yang bisa…

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja.
AI & Produktivitas

19 Jun2 mnt

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja.

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja. Ceritanya tidak terlalu menyenangkan. PHK terjadi di mana-mana. Banyak teman-teman tech yang akhirnya mengambil jalan yang mungkin tidak…

Digitalisasi Tanpa Data Hidup: Museum Online
AI & Produktivitas

15 Okt2 mnt

Digitalisasi Tanpa Data Hidup: Museum Online

Digitalisasi Bukan Transformasi: Di Sini Datanya Mati Kita suka bangga bilang sudah go digital. Padahal yang terjadi seringkali hanya digital-digitalan. Ganti kertas jadi PDF, pindah formulir jadi website—lalu berhenti…

Beberapa minggu terakhir ini saya lagi asik “mainan” Claude Code.
AI & Produktivitas

17 Mei2 mnt

Beberapa minggu terakhir ini saya lagi asik “mainan” Claude Code.

Beberapa minggu terakhir ini saya lagi asik “mainan” Claude Code. Dan jujur… ini sudah bukan sekadar vibe ngoding biasa lagi. Aplikasi Android pertama yang saya bikin full pakai Claude Code + sedikit sentuhan Google…

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.
AI & Produktivitas

17 Feb2 mnt

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan. Minggu lalu di meetup C-Corner bersama teman-teman di Tech Voice Indonesia, kita ngobrol jujur. Bukan soal valuasi. Bukan soal funding. Tapi soal satu hal yang semua…

← Semua tulisan