Masuk

Digitalisasi Kesehatan2 menit baca

Gagal Bangun Startup Vitamin Preventif di 2019

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Gagal Bangun Startup Vitamin Preventif di 2019

Saya Pernah Bangun Startup Preventif Kesehatan.
Dan Gagal Total.

Tahun 2019, saya dan beberapa rekan, salah satunya Abi Dwiaji Wicahyo, kita FOMO.
Kami melihat kesuksesan care/of di Amerika—startup vitamin personalisasi berbasis kebutuhan tubuh.
Kami pikir:
“Ini bisa jadi revolusi kesehatan juga di Indonesia.”

Maka lahirlah Jovee.
Saya bertanggung jawab di sisi pengembangan produk dan teknologi.
Algoritma rekomendasi kami dikembangkan untuk memberikan saran vitamin secara personal, berbasis jawaban dari user.

Semua kami siapkan:

  • Aplikasi dan sistem siap pakai
  • Packaging vitamin custom
  • Tim apoteker dan operasional
  • Kampanye edukasi dan awareness

Tapi begitu launching akhir 2019…
🧍‍♂️🧍‍♀️
Tidak ada yang beli.

Kami baru sadar:
Masalah terbesar bukan di produk. Tapi di budaya.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023:
96% masyarakat Indonesia masih kurang konsumsi sayur dan buah.
Rata-rata hanya 240,5 gram per hari
Jauh dibawah standard WHO yaitu 400 gram per hari.

Orang Indonesia belum terbiasa membayar untuk hidup sehat.
Mereka hanya keluar uang saat sudah sakit.

Kami pivot.
Ke komunitas olahraga. Ke segmen urban. Tetap sulit.
Akhirnya, Jovee ditutup.

Tapi saya gak menyesal.
Dari kegagalan itu, saya belajar banyak:

  • Literasi kesehatan kita masih rendah
  • Preventif belum dianggap penting
  • Ekosistem masih memihak yang “sakit” — karena itu yang cuan
  • Inovasi sering mental karena bertabrakan dengan kekuasaan

Tidak heran BPJS sampai mengeluarkan klaim Rp174 triliun per tahun.
Dan tidak heran juga, banyak startup healthtech yang megap-megap.
Bukan karena teknologinya. Tapi karena momentumnya.

Tapi... sekarang 6 tahun berlalu.
Dan saya mulai melihat sesuatu yang berbeda.

Akses masyarakat terhadap teknologi jauh lebih tinggi.
Kesadaran terhadap kesehatan — perlahan — mulai naik.
Dan sistem digital mulai diakui sebagai bagian dari solusi.

Kalau dulu kami terlalu awal...
mungkin sekarang momentumnya sudah mulai tepat.

Kalau kamu sedang berpikir untuk membangun inovasi di dunia kesehatan:

  • Personalised care
  • Preventive solution
  • Atau sistem jaminan kesehatan digital

Atau kamu dari rumah sakit, apotek, PBF, atau perusahaan farmasi,
dan tertarik ngobrol soal kolaborasi, solusi teknologi, atau memperbaiki sistem yang ada...

Saya sangat terbuka untuk diskusi.

→ https://lnkd.in/gwVDP9rE

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Digitalisasi Kesehatan

BPJS Pegang Data JKN, Tapi Tak Pimpin Standar RME
Digitalisasi Kesehatan

15 Mei2 mnt

BPJS Pegang Data JKN, Tapi Tak Pimpin Standar RME

BPJS Punya Data Terbanyak, Tapi Kenapa Bukan Mereka yang Buat Standar RME? Kemarin saya ngobrol dengan beberapa teman yang pernah terlibat langsung dalam proses digitalisasi sistem kesehatan nasional. Obrolannya…

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…
Digitalisasi Kesehatan

8 Nov2 mnt

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang Tepat. Coba kita tarik mundur 4–5 tahun lalu, saat dunia seakan berhenti berputar karena COVID-19. Di masa itu, kesehatan publik…

Obat Mahal dan Stok Kosong karena Data Silo
Digitalisasi Kesehatan

24 Jun2 mnt

Obat Mahal dan Stok Kosong karena Data Silo

Obat Mahal Itu Nyata. Dan Salah Satu Biangnya Adalah Data yang Tidak Pernah Disatukan. Beberapa waktu lalu, saya berobat pakai BPJS. Layanannya ya begitu deh. Dapet Resepnya. Tapi begitu ditebus di apotek RS, petugas…

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi
Digitalisasi Kesehatan

22 Jun2 mnt

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi

Data Punya Rakyat. Tapi Tersandera Vendor. Saya baru saja diskusi dengan teman-teman dari Kementerian Kesehatan dan Bappenas. Kami sepakat: Lebih dari 1 dekade ini, kita latah bikin proyek digital — tapi hasilnya?…

Silo Mentality Bukan Anomali.
Digitalisasi Kesehatan

30 Apr2 mnt

Silo Mentality Bukan Anomali.

Silo Mentality Bukan Anomali. Itu Cara Bernegara Kita. Minggu lalu DPR emosi soal e-KTP. Salah satu yang paling nyentil datang dari Deddy Sitorus: “pembuatan data pada sejumlah lembaga menyebabkan pemborosan anggaran.”…

← Semua tulisan