Data Punya Rakyat. Tapi Tersandera Vendor.
Saya baru saja diskusi dengan teman-teman dari Kementerian Kesehatan dan Bappenas.
Kami sepakat:
Lebih dari 1 dekade ini, kita latah bikin proyek digital — tapi hasilnya?
Digital bukan benaran digital.
Hanya PROJEK.
Dari penunjukan langsung di bawah 200 juta sampai proyek triliunan rupiah,
game-nya sama:
➤ Bikin sistem
➤ Serah terima
➤ Lanjut proyek lain
➤ Vendor hilang
10 tahun kemudian, kita baru sadar.
Yang tertinggal bukan ekosistem digital,
tapi ratusan aplikasi tak terurus.
Contoh nyatanya?
Di Kementerian Kesehatan saja, sempat ada >400 aplikasi aktif.
Ya, 400!
Beberapa dibuat oleh vendor yang… sekarang bahkan sudah bubar.
- Mau integrasi? Gagal.
- Mau dikembangkan? Bingung.
- Ada bug? Ya udah, didoakan saja.
Lebih gila lagi, banyak vendor pakai subkon berlapis.
Jadi ketika proyek selesai, jejaknya pun hilang.
Untungnya, setelah pandemi, Kemenkes mulai sadar cepat.
Sejak 2022, mereka bereskan pelan-pelan:
Dari ratusan aplikasi → tinggal puluhan.
Dan beberapa waktu lalu saya hadir di acara CIO Healthcare,
di mana Pak Budi Gunadi Sadikin bilang:
"Kalau bisa, sederhanakan jadi 4–5 aplikasi utama saja."
Kenapa?
- Efisiensi
- Fokus
- SDM bisa diatur
- Tidak tergantung vendor lagi
Bappenas juga cerita hal serupa.
Di bawah Direktorat Satu Data Indonesia, mereka pusing:
Data di seluruh KL dan Pemda terserak di puluhan ribu sistem.
Format beda-beda. Protokol beda-beda.
Dan banyak yang tersandera oleh arsitektur vendor.
Mau kurasi data?
Butuh waktu dan orang yang... nggak mungkin cukup.
Semua ini bukan karena kita bodoh.
Tapi karena dari awal kita salah niat.
Kita bangun digitalisasi seperti main proyek fisik:
Bikin dulu, urusan maintain nanti.
Yang penting anggaran cair.
Tapi sekarang, kita harus balik arah.
- Tata kelola data
- Platform terstruktur
- Interoperabilitas sejak desain
- Akses publik yang jelas
- Ownership tetap di negara, bukan vendor
Kalau kamu orang KL, Pemda, atau bahkan korporasi yang mulai frustasi dengan fragmentasi data,
Yuk ngobrol.
Saya sedang inisiasi proyek untuk bagian ini.
Bukan proyek digital2an.
Tapi membangun pondasi agar data benar-benar jadi milik rakyat, bukan milik vendor.
🟡 Mau mulai nulis di LinkedIn tapi bingung? https://lnkd.in/gcPxaRkn





