Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Tarif Trump, Impor Pangan, dan Ujian Agile RI

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Tarif Trump, Impor Pangan, dan Ujian Agile RI

Trump Gertak Dunia, Sri Mulyani: Kita Harus Tetap Tenang… Tapi Seberapa Kuat Kita?

Kebijakan tarif baru dari Donald Trump bikin geger dunia.
Beberapa negara langsung bereaksi keras.
Tapi Indonesia?

Secara fundamental kita kuat, tetap tenang, tapi waspada,” kata Bu Sri Mulyani.

Kalimat penenang yang bisa diterima…
Tapi pertanyaan saya sederhana:
Seberapa kuat sih kita sebenarnya?

Ngomong realistis aja:

  • Impor Beras: Pada tahun 2023, Indonesia mengimpor sekitar 3 juta metrik ton beras, dengan 1,38 juta metrik ton berasal dari Thailand

  • Impor Gula: Indonesia mengimpor 4,8 juta metrik ton gula tebu mentah pada tahun 2023, dengan nilai mencapai $2,7 miliar. Mayoritas impor berasal dari Thailand, Brasil, dan Australia.

  • Impor Gandum: Meskipun bukan bahan pokok tradisional, impor gandum Indonesia mencapai 12,6 juta metrik ton pada 2023/24, terutama untuk memenuhi permintaan industri makanan dan pakan

Dan di dunia teknologi?
Jangan mimpi deh bisa bilang “mandiri”.
Kemarin aja sempat ribut soal pemblokiran produk Apple karena TKDN.
Sekarang?
Relaksasi TKDN dan aturan impor mulai dilonggarkan lagi…

Jadi Kita Harus Gimana?

Saya justru highlight satu kalimat dari Bu Sri Mulyani yang menarik banget:
Situasi ini harus kita hadapi dengan open minded, pragmatic, dan agile.”

YES!
Akhirnya ada pernyataan yang terdengar seperti suara anak-anak startup.
Karena di dunia kita — yang hidup dari solving problem setiap hari —
pragmatic dan agile itu bukan jargon seminar, tapi cara hidup.

Tantangannya Sekarang:
1. Apakah mentalitas open-minded dan agile ini bisa sampai ke lapisan birokrasi paling bawah?
2. Atau lagi-lagi hanya sebatas narasi paparan PowerPoint di depan ruangan ber-AC?
3. Kalau pemerintah bingung implementasi, ngobrol aja sama anak-anak tech yang udah jungkir balik dengan keterbatasan — tapi tetap bisa survive.

Yuk diskusi real bareng kita di komunitas Tech Voice Indonesia:  
Tempat para praktisi tech dan digital thinking ngobrol bareng,  
bukan cuma bikin narasi indah di atas kertas.  
**Join disini** 👉 https://lnkd.in/gR4hdQhf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Mengapa Lebaran Beda: Hisab, Rukyat, Teknologi
Ekosistem Tech Indonesia

30 Mar2 mnt

Mengapa Lebaran Beda: Hisab, Rukyat, Teknologi

Kenapa Kita Masih Beda Hari Raya? Yuk Bahas dari Sisi Teknologi dan Pemaknaan Waktu Setiap tahun, ketika bulan Ramadhan datang atau saat Idul Fitri akan tiba, ada satu hal yang hampir selalu jadi bahan diskusi (atau…

Data: Bonus Tersembunyi Produk Digital yang Bernilai
Ekosistem Tech Indonesia

30 Jul2 mnt

Data: Bonus Tersembunyi Produk Digital yang Bernilai

Data adalah Bonus Tersembunyi dari Produk Digital Kita Dulu, sekitar 12 tahun yang lalu… CTO saya mengajak mikir lebih jauh: “Produk kita udah jalan. Transaksi banyak. Tapi... data-nya mau diapain nih bro?” Waktu itu…

Beasiswa LPDP x JICA Double Degree Indonesia-Jepang
Ekosistem Tech Indonesia

17 Apr2 mnt

Beasiswa LPDP x JICA Double Degree Indonesia-Jepang

Gak Nyangka! Bisa Dapat Gelar Ganda S2, Kuliah di Indonesia & Jepang Sekaligus Beberapa hari lalu saya baca skema beasiswa kolaborasi LPDP x JICA yang menurut saya underrated banget. Padahal ini powerful banget buat…

Tarif AS ke Indonesia dan Alasan di Baliknya
Ekosistem Tech Indonesia

3 Apr2 mnt

Tarif AS 42% ke Indonesia dan Alasan di Baliknya

Tarif Baru Amerika: Indonesia Kena ‘Liberation Day’ Gila, Indonesia kena tarif 42% untuk ekspor ke AS. Yes, 32% tarif tambahan + 10% tarif dasar universal baru = 42% total. Sebelumnya? Rata-rata tarif AS cuma sekitar…

WFH Lagi Ramai Dibahas. Tapi Kita Mau Hemat… atau Mau Berubah?
Ekosistem Tech Indonesia

17 Mar2 mnt

WFH Lagi Ramai Dibahas. Tapi Kita Mau Hemat… atau Mau Berubah?

WFH Lagi Ramai Dibahas. Tapi Kita Mau Hemat… atau Mau Berubah? Belakangan pemerintah mulai mendorong WFH lagi. Alasannya jelas: efisiensi, terutama untuk penghematan BBM. Bahkan sektor swasta juga diajak ikut. Kalau…

← Semua tulisan