Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Taksi Listrik Vietnam di Jakarta, Kita Kemana?

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Taksi Listrik Vietnam di Jakarta, Kita Kemana?

Pagi itu saya naik taksi Vietnam. Dan saya terdiam cukup lama.

Beberapa hari lalu saya ada urusan di Jakarta.
Seorang teman menyarankan, “Coba naik Xanh, itu taksi listrik dari Vietnam. Serius bagus.”
Saya penasaran. Download aplikasinya. Pesan.
Interface-nya sederhana, nggak neko-neko, dan on point — fungsi dasar seperti pesan, bayar, tracking: semua cukup.

Begitu mobilnya datang…
Mobil warna hijau cyan. Gagah. Tenang. Luas.
Saya duduk dan... langsung terasa:

  • Mobil listrik
  • Nyaman
  • Lapang
  • Dan yang paling saya suka: senyap.

Saya iseng tanya ke sopirnya:
“Ini mobil buatan mana, Pak?”
Dengan bangga dijawab,
“VinFast, Vietnam. Ini VF e34.”

Saya diam.
Vietnam.
Mobil listrik.
Dipakai buat armada taksi.
Sudah ada aplikasinya.
Dan saya langsung bisa menikmatinya… di Jakarta.

Setelah urusan selesai, saya sengaja pesan Bluebird, taksi kebanggaan Indonesia.
Pengalaman dari sisi aplikasi? Sudah bagus, smooth.
Armada yang datang? Mobil keluaran terbaru juga.
Interior? Bersih dan nyaman. Pelayanan driver? Mantap, seperti biasa.

Tapi saat saya duduk, saya membandingkan.
Berisiknya terdengar. Ukurannya terasa lebih sempit.
Dan saya mulai bertanya dalam hati…
Kenapa Vietnam bisa punya armada taksi listrik nasional sendiri?
Kenapa kita belum?
Kenapa belum ada orang superkaya di negara ini yang bilang,
Saya mau bikin kendaraan nasional modern dan ramah lingkungan”?

Pasar mobil kita besar. Infrastruktur berkembang.
Startup ride-hailing pernah kita banggakan.
Tapi kendaraan listrik nasional?
Masih angan. Masih janji. Masih kosong.

Kita pernah dengar mobil Timor, Esemka, bahkan “Putra Petir”.
Tapi apa kabar sekarang?

Kalau Vietnam bisa, kita juga pasti bisa.
Tapi… mau gak?
Berani gak?
Serius gak?

Saya nulis ini bukan karena iri. Tapi karena prihatin.
Semoga tulisan ini sampai ke mereka yang sedang duduk di posisi bisa.
Atau ke kamu, yang sedang mau.

Yuk, kalau kamu juga punya keresahan atau ide serupa, kita ngobrol di komunitas Tech Voice Indonesia.
Kita butuh ruang seperti ini. Untuk saling nyambung. Untuk sama-sama berpikir besar.

🟡 Join Tech Voice Indonesia → https://lnkd.in/gR4hdQhf

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

tech winter bersama Tech Voice Indonesia
Ekosistem Tech Indonesia

20 Jan2 mnt

Tech Winter dan Ajakan Bersatu lewat Tech Voice

Tech Winter: Ketika Dunia Startup dan Tech Terhempas Realita 2024 meninggalkan banyak cerita kelam. Dari fenomena tech winter, saya melihat sendiri bagaimana teman-teman di dunia startup harus menghadapi badai PHK…

100+ Pelamar Sekejap: Oversupply Pencari Kerja
Ekosistem Tech Indonesia

4 Mar2 mnt

100+ Pelamar Sekejap: Oversupply Pencari Kerja

100+ Pelamar dalam Hitungan Menit: Cari Kerja Sekarang Seperti Hunger Games? Pernah lihat job posting di LinkedIn yang dalam hitungan menit sudah tembus 100+ pelamar? Atau mungkin kamu sendiri yang lagi apply, tapi…

Spam Call dan Bolongnya Perlindungan Data PDP
Ekosistem Tech Indonesia

21 Agu2 mnt

Spam Call dan Bolongnya Perlindungan Data PDP

Spam Call & Data Bocor Kita Beberapa bulan terakhir, spam call makin sering mampir ke HP saya. Awalnya saya kira cuma saya. Tapi ternyata banyak teman juga ngalamin hal yang sama. Sampai suatu hari, aplikasi pendeteksi…

Prof Satryo Soemantri Mendikti saintek
Ekosistem Tech Indonesia

7 Jan2 mnt

Profesional Muda Disarankan Kerja di Luar Negeri

Peluang Kerja di Indonesia Sudah HABIS? Saya baru saja nonton pernyataan Prof. Satryo Soemantri Mendikti saintek yang menyarankan profesional muda Indonesia untuk mulai melirik peluang kerja di luar negeri. Tidak…

Townhall: Dari Ritual Startup ke Kode Layoff
Ekosistem Tech Indonesia

1 Mei2 mnt

Townhall: Dari Ritual Startup ke Kode Layoff

Dulu, Townhall = budaya transparansi ala startup. Sekarang, Townhall = kode buat layoff. Tiba-tiba, Townhall = gaya Presiden. Istilah “Townhall” itu dulunya keren banget. Populer sekitar 15 tahun lalu, waktu budaya…

← Semua tulisan