Masuk

Membangun Startup2 menit baca

Sekitar 5 tahun lalu saya pernah ngobrol dengan seorang teman soal fenomena bisnis cafe.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Sekitar 5 tahun lalu saya pernah ngobrol dengan seorang teman soal fenomena bisnis cafe.

Sekitar 5 tahun lalu saya pernah ngobrol dengan seorang teman soal fenomena bisnis cafe.

Waktu itu kita lagi bahas...

Kok cafe makin lama makin banyak ya?

Bukan cuma di Jakarta atau kota besar.

Di kota-kota kecil pun sekarang cafe menjamur dimana-mana.

Padahal kalau dilihat dari sisi bisnis...

Ini sudah red ocean banget.

Kompetitornya dimana-mana.

Margin F&B juga bukan sesuatu yang gampang.

Tapi anehnya...

Tetap saja cafe baru buka lagi.

Dan lagi.

Dan lagi.

Bahkan ada yang cafenya kelihatan niat banget.

Tempatnya bagus.

Bangunannya besar.

Tapi kalau lewat kok sepi terus.

Anehnya... bertahan.

Bahkan buka cabang lagi. 😅

Teman saya waktu itu nyeletuk:
"Ya kali aja memang bukan cari untung dari jualan kopi. Banyak juga cafe buat cuci-cuci uang."

Saya waktu itu cuma ketawa.

"Ahh... kejauhan lu mikirnya."

Fast forward 5 tahun kemudian...

Dua minggu terakhir muncul berita sebuah cafe yang digeledah polisi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi. Kasusnya tentu masih harus mengikuti proses hukum, tapi setidaknya membuat saya teringat lagi obrolan 5 tahun lalu itu.

Ternyata secara modus memang masuk akal.

Bisnis seperti cafe adalah cash-intensive business.

Transaksinya banyak.
Nilainya kecil-kecil.

Sulit bagi orang luar memastikan berapa gelas kopi yang benar-benar terjual setiap hari.

Jadi ketika teman saya dulu bilang bisnis cafe bisa saja digunakan sebagai salah satu kendaraan untuk money laundering...

Sekarang saya cuma bisa bilang:
"Hmm... ternyata nggak sejauh itu juga ya pikiran lu." 😅

Tentu saja bukan berarti cafe yang sepi = tempat cuci uang.

Mayoritas ya memang bisnis F&B beneran. Banyak juga yang sukses karena produknya bagus dan memang jago bertarung di pasar yang sangat kompetitif ini.

Tapi setidaknya kasus-kasus seperti ini memvalidasi satu hal dari obrolan kami dulu:

Tidak semua bisnis dibangun untuk mencari profit dari bisnis yang terlihat di depan mata.

Kadang...

Bisnis yang kita lihat mungkin hanya bagian kecil dari cerita sebenarnya.

Menurut kalian gimana?

Ada yang pernah menemukan bisnis yang secara hitung-hitungan kelihatannya "kok nggak masuk akal ya masih hidup"... tapi ternyata bertahan bertahun-tahun?

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Membangun Startup

Ketika Digitalisasi Jadi Pasal
Membangun Startup

24 Apr2 mnt

Ketika Digitalisasi Jadi Pasal

Ketika Digitalisasi Jadi Pasal Chromebook itu bukan cuma soal laptop. Tapi tentang bagaimana negara ini menghukum visi yang salah dieksekusi. Hari ini Ibam — Ibrahim Arief, eks VP Bukalapak, konsultan teknologi…

Build With Angga
Membangun Startup

10 Jan2 mnt

Profit First dan Bootstrap ala BuildWithAngga

Berbincang dengan Founder Hebat: Belajar dari BuildWithAngga Minggu ini, saya berkesempatan ngobrol dengan Angga Setiawan , founder BuildWithAngga (BWA). Sebuah platform yang luar biasa terkenal, terutama di kalangan…

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda
Membangun Startup

2 Feb2 mnt

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda Minggu lalu berisik sekali. IHSG turun tajam, merah di mana-mana. Pemicu utamanya: peringatan dari MSCI, lembaga indeks global yang jadi rujukan banyak…

Ketika Direksi BUMN Dipenjara Bukan Karena Korupsi — Tapi Karena Keputusan Bisnis
Membangun Startup

30 Nov2 mnt

Ketika Direksi BUMN Dipenjara Bukan Karena Korupsi — Tapi Karena Keputusan Bisnis

Ketika Direksi BUMN Dipenjara Bukan Karena Korupsi — Tapi Karena Keputusan Bisnis Kasus akuisisi PT JN oleh PT ASDP minggu lalu jadi drama nasional. Bukan karena nilainya kecil, bukan juga karena pelakunya tak dikenal…

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik
Membangun Startup

11 Jan2 mnt

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik Akhirnya Google angkat bicara. Lewat blog resminya, Google menegaskan satu hal penting: investasi mereka di entitas terkait Gojek dilakukan jauh…

← Semua tulisan