Masuk

Membangun Startup2 menit baca

Ketika Digitalisasi Jadi Pasal

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Ketika Digitalisasi Jadi Pasal

Ketika Digitalisasi Jadi Pasal

Chromebook itu bukan cuma soal laptop.
Tapi tentang bagaimana negara ini menghukum visi yang salah dieksekusi.

Hari ini Ibam — Ibrahim Arief, eks VP Bukalapak, konsultan teknologi Kemendikbud era Nadiem — membacakan pledoi-nya di Pengadilan Tipikor.
Menangis.

Dituntut 15 tahun penjara plus uang pengganti Rp 16,9 miliar yang ia klaim bukan dari pengadaan, tapi dari sahamnya di Bukalapak.

Total: 22,5 tahun kalau semua tuntutan dikumulasi.

Tidak ada aliran dana ke dirinya yang terbukti di 22 kali sidang. Tapi ia tetap terdakwa.

Saya tidak dalam posisi menghakimi apakah Ibam bersalah atau tidak — itu urusan hakim dan fakta persidangan.

Tapi ada satu hal yang pledoi-nya buka, dan itu yang menurut saya jauh lebih penting dari kasus ini sendiri:
Kita tidak punya framework yang jelas untuk membedakan corruption by design dan systemic failure.

  1. niat buruk dari awal, ada uang yang mengalir, ada konspirasi yang disengaja.

  2. visi yang bisa jadi genuine, tapi masuk ke dalam sistem pengadaan yang secara struktural memang korup — dan siapapun yang masuk ke sana, namanya bisa terseret.

Ibam masuk sebagai konsultan teknis.
Ia memberi masukan.

Rekomendasinya — menurut versi pembelaannya — netral, tidak mencantumkan sistem operasi spesifik.

Tapi sistem di dalamnya kemudian mengkonversi masukan netral itu menjadi keputusan pengadaan senilai Rp 9,3 triliun.

Dan ketika proyek itu bermasalah, yang paling terekspos adalah orang yang namanya paling banyak muncul di dokumen teknis.

Bukan pejabat yang menandatangani anggaran. Bukan birokrat yang punya kewenangan formal.

Konsultannya.

Ini bukan anomali. Ini pola.
Dan pola ini punya konsekuensi yang sangat nyata bagi ekosistem tech Indonesia ke depan — karena talenta terbaik kita justru ada di luar pemerintah. Di startup. Di industri. Di komunitas.

Dan kalau mereka melihat kasus Ibam sebagai preseden, banyak yang akan berpikir dua kali sebelum mau masuk membantu digitalisasi negara ini.

Ibam sendiri yang bilang di pledoi-nya: "Jangan jadikan ini preseden untuk pekerja-pekerja pengetahuan yang hendak membantu negara."

Kita butuh cara baru untuk melibatkan talenta tech dari luar pemerintah — dengan proteksi yang jelas, governance yang transparan, dan batas kewenangan yang tidak bisa dipolitisasi.

Bukan sekadar kontrak konsultan tanpa payung hukum yang memadai.

Karena kalau tidak, kita akan terus mendigitalisasi negara ini — tapi tanpa orang-orang yang paling kompeten untuk melakukannya.


🟡 Kalau kamu punya keresahan yang sama soal ekosistem tech Indonesia, gabung diskusinya di Tech Voice Indonesia — komunitas 3.000+ tech professional yang serius ngobrolin hal-hal seperti ini.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Membangun Startup

Sekarang Waktunya Bangun Produk dengan AI & API
Membangun Startup

7 Jul2 mnt

Sekarang Waktunya Bangun Produk dengan AI & API

Gak pernah ada momen yang lebih pas dari sekarang untuk bangun produk teknologi Seriously... Kalau kamu lagi mikirin ide startup, side-project, atau produk digital... NOW is the time to go all in. Kenapa? 1. Orang lagi…

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik
Membangun Startup

11 Jan2 mnt

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik

Google, Nadiem, dan Indonesia: Klarifikasi yang Justru Bikin ga asik Akhirnya Google angkat bicara. Lewat blog resminya, Google menegaskan satu hal penting: investasi mereka di entitas terkait Gojek dilakukan jauh…

Nah... udah saya bilang kan dari tahun lalu.
Membangun Startup

2 Jul2 mnt

Nah... udah saya bilang kan dari tahun lalu.

Nah... udah saya bilang kan dari tahun lalu. Waktu TikTok mengakuisisi 75% Tokopedia di akhir 2023, saya sudah bilang: cepat atau lambat akan sampai ke fase ini. Dan akhirnya terjadi. TikTok PHK orang2 tokopedia di…

OpenAI, LLM Wrapper, dan Era Startup Profit-First
Membangun Startup

1 Apr2 mnt

OpenAI, LLM Wrapper, dan Era Startup Profit-First

OpenAI Buktiin: Bikin LLM Wrapper Bisa Dapat Rp 660 Triliun! Gila sih… Di tengah tech winter, unicorn madness, dan lesunya investasi startup, OpenAI justru cetak sejarah: Fundraising senilai 660 Triliun Rupiah Dengan…

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda
Membangun Startup

2 Feb2 mnt

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda

IHSG Anjlok & Peringatan MSCI: Pola Lama dengan Nama Berbeda Minggu lalu berisik sekali. IHSG turun tajam, merah di mana-mana. Pemicu utamanya: peringatan dari MSCI, lembaga indeks global yang jadi rujukan banyak…

← Semua tulisan