Nah... udah saya bilang kan dari tahun lalu.
Waktu TikTok mengakuisisi 75% Tokopedia di akhir 2023, saya sudah bilang: cepat atau lambat akan sampai ke fase ini.
Dan akhirnya terjadi.
TikTok PHK orang2 tokopedia di Indonesia. Sementara laporan yang beredar di media tech menyebutkan jumlahnya bisa mencapai sekitar 90% dari tim Tokopedia.
Ya kan sudah saya bilang...
Platform anak bangsa, satu per satu dibuang.
Dulu banyak yang melihat akuisisi ini sebagai penyelamat.
Saya justru melihatnya sebagai awal dari sebuah integrasi besar.
Dan dalam dunia korporasi, integrasi hampir selalu punya arti yang sama.
Duplikasi dihilangkan.
Organisasi dirampingkan.
Lalu orang-orang yang selama bertahun-tahun membangun platform itu... pelan-pelan disingkirkan.
Yang paling menyedihkan buat saya bukan sekadar berita PHK.
Tapi melihat bagaimana DNA Tokopedia perlahan menghilang.
Founder sudah pergi.
Pemegang kendali sudah berganti.
Sekarang tim yang membangun platform ini sejak awal pun satu per satu ikut hilang.
Ya sudahlah...
Mau bilang apa lagi.
Semoga teman-teman yang terdampak segera mendapatkan tempat yang lebih baik. Industri tech Indonesia masih membutuhkan talenta-talenta hebat.
Dan buat teman-teman tech yang terdampak, ataupun yang sekarang mulai was-was dengan kondisi di tempat kerja, yuk kita saling berbagi informasi, peluang, dan saling menguatkan di Tech Voice Indonesia.
Siapa tahu, obrolan sederhana hari ini bisa membuka pintu kesempatan berikutnya.





