Masuk

Membangun Startup2 menit baca

Pivot Jovee ke Jual Vitamin, Volume Naik Tapi Boncos

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Pivot Jovee ke Jual Vitamin, Volume Naik Tapi Boncos

Gagal Bangun Startup Preventif, Kami Coba Pivot Jualan Vitamin.
Ternyata Boncos Juga.

Setelah 1 tahun mengupayakan Jovee—startup preventif kesehatan berbasis rekomendasi personal—dan tidak mendapat traction, kami sepakat untuk freeze produk.

Tapi saya belum menyerah.

Saya inisiasi pivot:
Kalau edukasi hidup sehat masih terlalu dini,
gimana kalau kita bantu akses produknya dulu?

Kami rebranding Jovee jadi toko kesehatan digital.
Masuk ke e-commerce besar.
Dan terkoneksi dengan berbagai brand besar vitamin & suplemen:
Blackmores, Redoxon, Wellness, hingga Sidomuncul.

Dalam waktu singkat:

  • Jadi trusted seller
  • Penjualan ribuan produk per bulan
  • Operasional pindah dari ruko ke gudang besar

Secara volume kami tumbuh cepat.
Tapi secara profit? Boncos.

Apa yang terjadi?
Kami mulai sadar, kami masuk ke ranah perdagangan komoditas:
Produknya ada di mana-mana, pembeli hanya cari harga termurah.

Dan karena skala kami besar, kami dikenakan status PKP (Perusahaan Kena Pajak)
→ otomatis harga naik 10%
→ makin susah bersaing dengan seller kecil non-PKP
→ margin terkikis habis

Sementara biaya marketing digital makin mahal.
Sekali main di traffic & gimmick campaign…

Sulit banget buat balik ke jalur organik.

Dari fase pivot ini, saya belajar banyak.

Pelajaran terbesar saya:
1Skalabilitas ≠  profitabilitas
Traffic tinggi belum tentu sehat kalau margin tipis & banyak bocor

2Komoditas itu brutal
Tanpa USP yang kuat, kita cuma ikut balapan harga

3Pajak itu game changer
Selisih 10% bisa jadi penentu kalah-menang di pasar terbuka

4Sustainability > Speed
Agresif bisa mematikan napas kalau cashflow tidak sehat

Akhir cerita dari inovasi preventif berujung pivoting ke bisnis praktis.
Dan ternyata… ya begitulah.
Jalan panjang, penuh pelajaran. Tapi tetap berharga.

Kalau kamu sedang ada di fase pivot,
atau sedang ingin bangun sesuatu tapi masih mencari jalan…

Yuk ngobrol.
Mungkin pengalaman gagal saya bisa bantu kamu gak jatuh di lubang yang sama.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Membangun Startup

Dulu waktu saya kerja di perusahaan software development, hampir semua pekerjaan bentuk…
Membangun Startup

5 Mar2 mnt

Dulu waktu saya kerja di perusahaan software development, hampir semua pekerjaan bentuk…

Dulu waktu saya kerja di perusahaan software development, hampir semua pekerjaan bentuknya project. Client datang. Requirement dibuat. Timeline disepakati. Tim kerja beberapa bulan. Sistem selesai. Deliver. Done. Lalu…

Rp550 Miliar untuk Aplikasi. Saya Bisa Bangun 10 Startup dengan Itu.
Membangun Startup

22 Apr2 mnt

Rp550 Miliar untuk Aplikasi. Saya Bisa Bangun 10 Startup dengan Itu.

Rp550 Miliar untuk Aplikasi. Saya Bisa Bangun 10 Startup dengan Itu. Saya sudah 20+ tahun di industri ini. Saya pernah build sistem dari nol, pernah jadi CTO, pernah ngobrol langsung dengan vendor-vendor terbaik yang…

Seed-Strapping: Era Baru Startup Tanpa Bakar Uang
Membangun Startup

26 Feb2 mnt

Seed-Strapping: Era Baru Startup Tanpa Bakar Uang

The New Startup Playbook: No More "Growth at All Costs" Dulu, strategi founder itu sederhana: Raise besar-besaran. Bakar uang untuk grow secepat mungkin. Kejar status unicorn, lalu exit. Tapi sekarang, landscape sudah…

Dulu masuk PTN itu sederhana.
Membangun Startup

3 Jul2 mnt

Dulu masuk PTN itu sederhana.

Dulu masuk PTN itu sederhana. Negara membangun kampus. Negara memberi subsidi. Mahasiswa bersaing menjadi yang terbaik. Yang lolos ya kuliah. Selesai. Sekarang... Masuk PTN rasanya sudah seperti masuk marketplace. Ada…

Anak Muda Belajar Startup, Senior Jangan Diam
Membangun Startup

28 Jun2 mnt

Anak Muda Belajar Startup, Senior Jangan Diam

Kalau Anak Muda Masih Mau Belajar Bangun Startup, Kita yang Tua Jangan Cuma Nonton Sabtu pagi. Weekend. Tapi hampir seratus anak muda dari kampus-kampus di Jakarta rela ngumpul di Zoom. Bukan buat nonton film. Bukan…

← Semua tulisan