Kalau Anak Muda Masih Mau Belajar Bangun Startup, Kita yang Tua Jangan Cuma Nonton
Sabtu pagi.
Weekend.
Tapi hampir seratus anak muda dari kampus-kampus di Jakarta rela ngumpul di Zoom.
Bukan buat nonton film. Bukan buat rebahan.
Mereka datang untuk belajar tentang strategi membangun startup.
Dan saya dapat kehormatan untuk jadi salah satu pembicaranya di acara ini:
SxCelerate Forum – StudentsxCEOs.
Awalnya saya ragu,
apa masih ada yang semangat ngomongin startup di tahun 2025?
Toh kita semua tahu:
- Startup madness udah lewat
- Banyak yang tumbang
- Dunia teknologi sedang dalam titik terendah beberapa tahun terakhir
Tapi ternyata saya salah besar.
Mereka antusias.
Pertanyaannya tajam.
Dan “mereka tahu apa yang mereka cari.”
Salah satu peserta bahkan sempat DM saya setelah sesi, bilang:
“Saya sempat daftar ke Antler dan gagal di tahap awal.
Apa yang harus saya siapkan lagi?”
Itu bukan kalimat dari orang yang menyerah.
Itu kalimat dari orang yang siap belajar dan bangkit.
Dalam sesi ini saya banyak cerita:
- Tentang kegagalan saya bangun startup
- Tentang kesalahan kita dulu yang terlalu cepat scale tanpa model bisnis
- Tentang bagaimana seharusnya insight itu bukan asumsi, tapi hasil dengar pasar
- Dan tentang kenapa sekarang startup bukan soal cepat raise, tapi cepat belajar.
“Do you want to build hype, or build value?”
Dan saya makin yakin:
Kalau anak-anak muda ini masih punya nyala,
kita yang sudah pernah jatuh, harus bantu jagain apinya.
Jangan biarkan mereka ulang kesalahan generasi sebelumnya.
Tapi jangan juga padamkan semangat mereka cuma karena trauma masa lalu.
📣 Buat para mahasiswa dan fresh grad yang punya mimpi bangun sesuatu:
Keep going.
Saya siap bantu kalau butuh diskusi ringan, validasi ide, atau sekadar penunjuk arah.
Reach me. DM selalu terbuka.
📣 Buat para profesional & seasoned entrepreneur:
Yuk, bantu angkat mereka.
Bukan dengan sok tahu, tapi dengan pengalaman.
Bukan dengan kritik, tapi dengan bimbingan.
sukses buat StudentsxCEOs Jakarta StudentsxCEOs





