Edisi PHK Saudara Angkat: Tiket.com Menyusul Blibli
Setelah minggu lalu Blibli (salah satu BUMD — Badan Usaha Milik Djarum) umumkan PHK lewat townhall,
kali ini saudara angkatnya, Tiket.com, ikutan melakukan hal yang sama: 5% timnya — sekitar 60 orang — harus angkat koper.
Edisi “PHK Grup Usaha Terkuat di Indonesia” ini mulai menunjukkan satu hal penting:
Kondisi ekonomi memang belum baik-baik saja.
Akhirnya semua balik ke prinsip dasar: bisnis harus profit.
Dan keputusan layoff itu, suka atau nggak, ya bentuk realita itu sendiri.
Katanya, keputusan ini bukan soal performa individu — tapi soal bertahan di situasi pasar yang lambat dan penuh tekanan.
Tapi, jujur aja, kalau posisi sudah sampai di titik ini...
Perusahaan pasti mulai menilai dua hal penting:
1️⃣ Seberapa besar value dan impact kamu sekarang ke bisnis.
2️⃣ Dan kalau masih sama kuatnya? Ya dilihat dari sisi cost.
Tough decision, tapi realita.
Dan buat kita yang terus mantau fenomena kayak gini —
ada satu pelajaran penting:
Upgrade skill kamu. Sekarang juga.
Terutama skill dalam menggunakan AI tools buat kerja sehari-hari.
Karena pekerjaan repetitif — seperti administrasi, reporting, finance, bahkan analisis —
satu per satu mulai digantikan oleh yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih efisien: AI.
Kalau dulu butuh dua hari buat ngerjain laporan, sekarang bisa diselesaikan dua jam.
Dan kalau perusahaan harus memilih... tentu mereka akan pilih satu orang yang bisa hasilin kerja setara tiga orang lainnya.
Sesimple itu rumusnya.
Sebelum jadi korban efisiensi, mending jadi yang efisien duluan.
Saya lagi buka sesi online:
“AI for Real Work: Belajar Pakai AI Tools untuk Kerja Sehari-hari”
- Rabu, 5 November 2025
- 19.30 – 21.00 WIB (60–90 menit)
- Online via Zoom
Buruan daftar di sini sebelum perusahaan keburu punya rencana PHK:
👉 https://lnkd.in/gfmjrTrf





