Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?

35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?

Pemerintah lagi buka lowongan besar-besaran.

Lewat program Kopdes, total sekitar 35.000 orang akan direkrut:

30.000 untuk manager koperasi desa
5.000 untuk pengelolaan kampung nelayan

Semua akan berada di bawah BUMN, PT Agrinas.
Silahkan cek proses rekruitmentnya disini https://lnkd.in/gijTg8fJ

Kalau lihat sekilas, ini kabar baik.

Di tengah kondisi sekarang—di mana menurut survei Apindo, 67% perusahaan tidak berencana rekrut karyawan—angka ini jelas memberi harapan.

Artinya, ada “penyerap tenaga kerja” baru di saat sektor lain justru menahan diri.

Tapi kalau kita lihat lebih dalam, ada pertanyaan yang cukup penting:

apakah ini sustainable?

Saya jadi teringat pola yang sering kita lihat di startup.

  • hiring besar-besaran
  • ekspansi cepat
  • resource digelontorkan di awal

Tapi fondasi bisnisnya belum siap.

Hasilnya?

Kita semua tahu ending-nya:
layoff berjilid-jilid.

Sekarang coba tarik ke konteks ini.

Kita bicara:

  • puluhan ribu orang direkrut sekaligus
  • operasional besar langsung jalan
  • investasi resource dalam jumlah besar di awal

Pertanyaannya sederhana:

model bisnisnya sudah jelas belum?

Kalau ini hanya program “padat karya” jangka pendek, mungkin bisa membantu meredam angka pengangguran.

Dan itu memang penting.

Tapi kalau tujuannya jangka panjang—

maka ini bukan sekadar soal buka lowongan.

Ini soal:

  • bagaimana koperasi desa benar-benar hidup
  • bagaimana value ekonomi tercipta
  • bagaimana operasionalnya sustain tanpa terus bergantung

Kalau tidak, kita hanya mengulang pola yang sama:

hire cepat, tumbuh cepat,
lalu berhenti di tengah jalan.

Kita butuh lebih banyak lapangan kerja.

Itu jelas.

Tapi kita juga butuh model yang benar.
Karena menciptakan pekerjaan itu penting.

Menjaga pekerjaan itu jauh lebih sulit.

Semoga program ini tidak berhenti sebagai “angka besar di awal”, tapi benar-benar jadi fondasi ekonomi baru di level desa.

Kalau tidak, ini hanya jadi versi lain dari cerita lama—dengan skala yang lebih besar.


🟡 Kalau kamu lagi melihat isu ini dari sisi teknologi, operasional, atau model bisnis—menarik banget untuk dibedah bareng.

DM saja, kita diskusi.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja.
AI & Produktivitas

19 Jun2 mnt

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja.

Dua tahun lalu saya mendengar banyak cerita dari teman-teman startup di Jogja. Ceritanya tidak terlalu menyenangkan. PHK terjadi di mana-mana. Banyak teman-teman tech yang akhirnya mengambil jalan yang mungkin tidak…

Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & …
AI & Produktivitas

12 Mei2 mnt

Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & …

Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & Gas. Yang menarik bukan cuma materinya. Tapi siapa yang buka acaranya. Direktur Utama Sucofindo. BUMN yang puluhan tahun hidup di…

To the moon
AI & Produktivitas

29 Jun2 mnt

To the moon."

To the moon." Masih ingat kalimat itu? Beberapa bulan lalu sempat jadi headline optimisme pasar. Hari ini, yang terjadi justru sebaliknya. IHSG terperosok cukup dalam, investor asing keluar besar-besaran, rupiah…

Membangun Presence LinkedIn dengan Bantuan AI
AI & Produktivitas

5 Jul2 mnt

Membangun Presence LinkedIn dengan Bantuan AI

Pernah gak sih lihat ada orang yang kariernya melesat cepat banget? Padahal secara teknis… nggak yang paling jago, nggak yang paling pintar juga. Tapi dia selalu terlihat. Selalu muncul di momen yang tepat. Pintar…

Pagi ini saya buka Claude seperti biasa.
AI & Produktivitas

18 Mei2 mnt

Pagi ini saya buka Claude seperti biasa.

Pagi ini saya buka Claude seperti biasa. Belum sejam kerja — kena limit lagi. Lucunya, beberapa bulan lalu saya mungkin akan kesal karena “tools-nya dibatasi”. Sekarang rasanya beda. Rasanya seperti internet kantor…

← Semua tulisan