35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?
Pemerintah lagi buka lowongan besar-besaran.
Lewat program Kopdes, total sekitar 35.000 orang akan direkrut:
30.000 untuk manager koperasi desa
5.000 untuk pengelolaan kampung nelayan
Semua akan berada di bawah BUMN, PT Agrinas.
Silahkan cek proses rekruitmentnya disini https://lnkd.in/gijTg8fJ
Kalau lihat sekilas, ini kabar baik.
Di tengah kondisi sekarang—di mana menurut survei Apindo, 67% perusahaan tidak berencana rekrut karyawan—angka ini jelas memberi harapan.
Artinya, ada “penyerap tenaga kerja” baru di saat sektor lain justru menahan diri.
Tapi kalau kita lihat lebih dalam, ada pertanyaan yang cukup penting:
apakah ini sustainable?
Saya jadi teringat pola yang sering kita lihat di startup.
- hiring besar-besaran
- ekspansi cepat
- resource digelontorkan di awal
Tapi fondasi bisnisnya belum siap.
Hasilnya?
Kita semua tahu ending-nya:
layoff berjilid-jilid.
Sekarang coba tarik ke konteks ini.
Kita bicara:
- puluhan ribu orang direkrut sekaligus
- operasional besar langsung jalan
- investasi resource dalam jumlah besar di awal
Pertanyaannya sederhana:
model bisnisnya sudah jelas belum?
Kalau ini hanya program “padat karya” jangka pendek, mungkin bisa membantu meredam angka pengangguran.
Dan itu memang penting.
Tapi kalau tujuannya jangka panjang—
maka ini bukan sekadar soal buka lowongan.
Ini soal:
- bagaimana koperasi desa benar-benar hidup
- bagaimana value ekonomi tercipta
- bagaimana operasionalnya sustain tanpa terus bergantung
Kalau tidak, kita hanya mengulang pola yang sama:
hire cepat, tumbuh cepat,
lalu berhenti di tengah jalan.
Kita butuh lebih banyak lapangan kerja.
Itu jelas.
Tapi kita juga butuh model yang benar.
Karena menciptakan pekerjaan itu penting.
Menjaga pekerjaan itu jauh lebih sulit.
Semoga program ini tidak berhenti sebagai “angka besar di awal”, tapi benar-benar jadi fondasi ekonomi baru di level desa.
Kalau tidak, ini hanya jadi versi lain dari cerita lama—dengan skala yang lebih besar.
🟡 Kalau kamu lagi melihat isu ini dari sisi teknologi, operasional, atau model bisnis—menarik banget untuk dibedah bareng.
DM saja, kita diskusi.





