Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & …

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & …

Saya baru saja ngisi training AI satu hari penuh untuk komunitas Project Manager Oil & Gas.

Yang menarik bukan cuma materinya.
Tapi siapa yang buka acaranya.

Direktur Utama Sucofindo.

BUMN yang puluhan tahun hidup di dunia inspeksi, testing, sertifikasi, dan compliance — sekarang justru mulai mendorong teamnya masuk ke era AI.

Dan ada satu hal lagi yang cukup bikin saya surprise.

Pesertanya bukan anak-anak baru lulus.
Bukan juga generasi yang katanya “AI native”.

Mayoritas justru profesional dengan pengalaman 20–40 tahun di industri Oil & Gas.
Dan mereka yang paling aktif bertanya.

Bukan pertanyaan level:
“AI itu apa?”

Tapi sudah masuk ke:
“Prompt yang tepat untuk analisa data seperti ini apa?”
“Workflow paling efisien untuk skenario project kami gimana?”
“Kalau dipakai untuk steering committee report, mana yang paling reliable?”

Itu beda level.

Satu hari kami benar-benar hands-on.
Dari data project mentah jadi laporan siap presentasi.
Dari ide sederhana jadi functional tools tanpa coding.
Sampai simulasi problem ERP dan operational workflow.

Dan jujur, beberapa kali ruangan itu terdengar spontan:
“Lho… bisa begini?”
“Cepat banget.”
“Ini dulu bikinnya bisa mingguan.”

Karena mereka membandingkan langsung dengan realita kerja mereka selama puluhan tahun.

Yang biasanya:
rapat berkali-kali, revisi slide, olah data manual, bikin summary, tunggu tim lain.

Sekarang sebagian workflow itu bisa dipercepat jadi hitungan menit.

Bukan berarti AI menggantikan pengalaman mereka.

Justru pengalaman merekalah yang bikin output AI jadi relevan dan berkualitas.

Dan ini yang menurut saya sering salah dibaca.

Narasi di luar sana sering bilang:
profesional senior susah adaptasi teknologi baru.

Menurut saya tidak selalu begitu.

Justru orang yang punya domain knowledge kuat biasanya lebih cepat memahami bagaimana AI dipakai untuk menghasilkan impact nyata.

Karena AI tanpa konteks cuma menghasilkan output generik.

Tapi ketika dipakai oleh orang yang benar-benar paham masalah lapanganhasilnya beda cerita.

Kalau industri-heavy seperti ini sudah mulai serius masuk ke AI, pertanyaannya bukan lagi:
“Apakah AI akan diadopsi?”

Tapi:
siapa yang siap membantu mereka mengadopsinya dengan benar.

Terima kasih untuk Ir. M. Tavip Sunandar, MM, IPMO-P, PMP, AIICD
selaku Chairman Global Energy Project Professional (GEPP) dan PT Sucofindo yang memfasilitasi sesi ini dengan luar biasa.

Kalau perusahaan, lembaga, atau organisasi kamu mulai serius ingin adopsi AI dengan cepat dan benar — mulai dari mindset, workflow, sampai implementasi real use case — just DM saja.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

2 Hari. 1 Orang. Selesai.
AI & Produktivitas

20 Apr2 mnt

2 Hari. 1 Orang. Selesai.

2 Hari. 1 Orang. Selesai. Beberapa hari ini saya coba pakai Claude lebih dalam. Satu kata: luar biasa. Saya ambil waktu 2 hari, weekend, tanpa tim, tanpa meeting. Hanya saya dan Claude. Hasilnya? Sebuah PoC end-to-end…

“Pak, bisa buat AI Agent buat bantu kerjaan kami?”
AI & Produktivitas

31 Mar2 mnt

“Pak, bisa buat AI Agent buat bantu kerjaan kami?”

“Pak, bisa buat AI Agent buat bantu kerjaan kami?” Akhir-akhir ini, pertanyaan ini makin sering saya dengar. Biasanya konteksnya: ingin ada AI yang bisa bantu kerja administratif, analisa data, sampai decision support…

Kalau Tak Mau Tertinggal, Optimalkan AI Tools
AI & Produktivitas

7 Okt2 mnt

Kalau Tak Mau Tertinggal, Optimalkan AI Tools

Kamu Boleh Gak Percaya AI. Tapi Dunia Gak Tungguin Kamu. Kalau kamu masih mikir “AI itu hype sesaat”— mungkin kamu juga orang yang dulu bilang “Internet itu gak penting” di tahun 1995. Faktanya: Hari ini, semua tools…

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5.
AI & Produktivitas

10 Jun2 mnt

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5.

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5. Di-claim sebagai model paling kuat mereka. Dibangun untuk reasoning yang kompleks dan agentic work jangka panjang. Yang menarik justru bukan…

Fondasi Data Rapi Sebelum Pakai AI di Bisnis
AI & Produktivitas

4 Feb2 mnt

Fondasi Data Rapi Sebelum Pakai AI di Bisnis

Mau Pakai AI? Tapi Datanya Masih Berantakan? Dulu saya pernah mengalami langsung bagaimana kekacauan data bisa jadi masalah besar di sebuah perusahaan. Di awal, semuanya terasa normal. Setiap divisi bekerja dengan tools…

← Semua tulisan