Masuk

AI & Produktivitas3 menit baca

Menurut saya angle paling menarik bukan lagi "AI bisa coding atau tidak?"

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Menurut saya angle paling menarik bukan lagi "AI bisa coding atau tidak?"

Menurut saya angle paling menarik bukan lagi "AI bisa coding atau tidak?"
Karena itu sudah selesai.

Yang lebih menarik adalah:
Banyak orang sedang mengira mereka sudah menjadi software company hanya karena berhasil membuat aplikasi dengan AI.

Padahal baru sampai tahap membuat aplikasi.
Belum sampai tahap menjalankan bisnis di atas aplikasi itu.

Beberapa bulan terakhir saya cukup banyak bereksperimen dengan Claude Code.
Awalnya untuk pet project.

Bikin aplikasi Android, iOS, sampai running di HP dalam hitungan jam.

Saya bahkan membuka beberapa sesi workshop, dan jujur saja, banyak peserta yang sama excited-nya dengan saya ketika melihat aplikasi muncul begitu cepat dari sebuah ide.

Dan memang sulit untuk tidak kagum.

Kita hidup di masa di mana satu orang bisa menghasilkan output yang dulu membutuhkan satu tim kecil engineer.

Saya sendiri sudah membuat beberapa aplikasi yang levelnya masih "for fun". Eksperimen. Validasi ide. Green project.

Sampai kemudian muncul pertanyaan yang jauh lebih menarik.

Kalau project production beneran gimana?

Yang user-nya banyak.
Yang datanya sensitif.
Yang harus stabil.
Yang kalau error bukan cuma malu, tapi bisa berdampak ke bisnis.

Apakah Claude Code masih relevan?
Jawabannya: iya, sangat relevan.

Tapi di sinilah banyak orang mulai salah paham.
Karena ketika masuk ke production level, coding ternyata hanya sebagian kecil dari pekerjaan.

Masih ada desain sistem.
Data model.
Security.
Authentication.
Monitoring.
Logging.
Backup.
Scalability.
Recovery.
Deployment.

Dan puluhan keputusan teknis lain yang tidak terlihat di demo TikTok berdurasi 60 detik.

Saya sedang menginisiasi sebuah project baru yang jauh lebih serius dibanding eksperimen sebelumnya.
Dari ideation, PRD, perencanaan, design flow, dokumentasi, sampai development.

Dan saya harus mengakui:
Claude membantu mungkin 70–80%.
Notion + MCP membuat dokumentasi jauh lebih rapi.

Claude Code saya pakai sampai berkali-kali mentok limit dalam sehari.

Google Stitch juga cukup membantu untuk eksplorasi UI, walaupun ketika masuk project serius mulai terasa batasannya.

Yang menarik?
Saya tidak merasa seperti bekerja sendirian.
Rasanya seperti punya satu tim engineer yang selalu siap diajak diskusi 24 jam.

Tapi tetap saja...
AI tidak menggantikan kebutuhan untuk memahami bagaimana software production dibangun dengan benar.

Karena yang sedang berubah bukan hanya cara coding.
Yang berubah adalah leverage seorang builder.

Dan menurut saya, ini jauh lebih besar daripada sekadar hype "vibe coding".

Di tulisan lain saya akan share lika-liku menggunakan Claude Code untuk project yang benar-benar serius.

Mulai dari yang berjalan mulus sampai bagian yang membuat saya beberapa kali ingin banting laptop. Hahaha..

Kalau perusahaan atau tim Anda sedang mulai mengevaluasi bagaimana mengadopsi AI untuk software development, product, atau workflow engineering, boleh ngobrol.

DM terbuka.
Atau langsung ke:

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia.
AI & Produktivitas

6 Jan2 mnt

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia.

Dulu IT Itu Tukang Benerin. Sekarang IT Harus Bisa “Ngomong” ke Manusia. Saya tumbuh di era ketika IT bukan produk utama, tapi support sekitar 20 tahun yang lalu. Di awal karier, hampir 10 tahun saya hidup sebagai IT…

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…
AI & Produktivitas

19 Mei2 mnt

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan orang startup. Bukan juga orang yang sibuk bicara valuation atau growth chart. Tapi orang yang puluhan tahun benar-benar hidup di…

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.
AI & Produktivitas

17 Feb2 mnt

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan. Minggu lalu di meetup C-Corner bersama teman-teman di Tech Voice Indonesia, kita ngobrol jujur. Bukan soal valuasi. Bukan soal funding. Tapi soal satu hal yang semua…

Beberapa hari ini ramai terdengar kabar kalau Paper.id melakukan langkah efisiensi besa…
AI & Produktivitas

10 Nov2 mnt

Beberapa hari ini ramai terdengar kabar kalau Paper.id melakukan langkah efisiensi besa…

Beberapa hari ini ramai terdengar kabar kalau Paper.id melakukan langkah efisiensi besar-besaran, dengan PHK ratusan karyawan. Dan menariknya, ini terjadi setelah mereka mencatat lonjakan transaksi (TPV) tahunan lebih…

Prediksi Eric Schmidt: AI Gantikan Programmer 2025
AI & Produktivitas

26 Apr2 mnt

Prediksi Eric Schmidt: AI Gantikan Programmer 2025

1 Tahun Lagi: AI Akan Gantikan Mayoritas Programmer. Pernyataan ini bukan datang dari sembarang orang. Ini prediksi Eric Schmidt, mantan CEO Google—orang yang membesarkan raksasa teknologi yang kita pakai setiap hari…

← Semua tulisan