Niatnya Bikin Orang Tetap Fit dan Sehat.
Yang Saya Bangun? Aplikasi, Gudang, dan Produk Fisik Sekaligus.
Jovee lahir dari kegelisahan kami soal gaya hidup sehat.
Kami ingin bantu orang supaya tetap fit dalam jangka panjang.
Bukan lewat klinik. Tapi lewat asupan mikro yang dibutuhkan tubuh —
karena banyak orang nggak sadar bahwa tubuh mereka kekurangan hal-hal kecil yang penting.
Lalu kami menemukan inspirasi dari luar negeri.
Di Amerika, ada startup bernama care/of — yang menawarkan solusi preventif berbasis vitamin personalisasi.
Dan kami berpikir:
“Kenapa nggak dibikin versi Indonesia-nya?”
Setelah diskusi panjang dengan co-founder & tim,
kalimat yang muncul adalah:
“Mas Faren, silakan eksekusi.”
🫡
Bentuk besarnya jelas:
- Aplikasi digital yang merekomendasikan vitamin & suplemen berdasarkan kondisi pribadi
- Lalu dikirim dalam kemasan khusus ke alamat user → Semua full online.
Sebagai penanggung jawab sisi produk & teknologi,
saya membangun semuanya dari nol — digital dan fisik, sekaligus.
Proses Build (Paralel ~ 3 Bulan):
1. Ideation & Brainstorming
→ Prototype aplikasi + sketch packaging + pemilihan jenis vitamin
2. Design
→ UI/UX siap produksi + opsi kemasan + shortlist brand
3. Development
→ Aplikasi (Android, iOS, dashboard admin) + cetak kemasan + warehouse ready
4. Validation
→ Uji coba order end-to-end + feedback loop + revisi UX & fisik
Kami benar-benar menerapkan:
→ Creative thinking
→ Design thinking
→ Agile principles
Dan hasilnya… bisa dibilang jadi salah satu fase membangun produk paling lengkap dalam hidup saya.
Aplikasi jalan. Packaging rapi. Proses logistik hidup. Semua dibangun hanya dalam waktu 3 bulan.
Apakah akhirnya Jovee sukses? Tidak.
(📌 ceritanya sudah saya tulis di posting sebelumnya.)
Tapi satu hal yang saya yakini:
Membangun produk itu bukan cuma soal hasil. Tapi soal proses.
Dan saya bersyukur bisa mengalami semuanya dari nol.
Kalau kamu lagi bangun produk digital,
atau pengen digitalisasi bisnis,
dan pengen tahu what it takes to build — dari proses, mindset, sampai eksekusi…
DM saja atau komen. Yuk ngobrol.





