Kita Bukan Cuma Market AI. Tapi Kita Tidak Punya Apa-Apa.
Banyak yang bilang Indonesia cuma jadi market AI.
Menurut saya, masalahnya lebih dalam dari itu.
Kita bukan hanya pengguna.
Kita ikut menciptakan value.
Tapi value itu... bukan milik kita.
Lihat gambaran besar di Asia Tenggara.
Total sekitar $55 miliar investasi AI sudah dikomit.
- Singapore pegang aturan, standar, dan governance.
- Malaysia bangun infrastruktur—data center, R&D.
- Vietnam kuat di manufacturing dan talent pipeline.
Indonesia?
Sekitar $7.4 miliar.
Dan sebagian besar masih di posisi sebagai pengguna.
Padahal kita:
- ekonomi terbesar di region
- populasi hampir 280 juta
- aktivitas digital sangat tinggi
Harusnya kita bisa lebih dari sekadar “pakai”.
Tapi yang terjadi justru ini:
- kita bayar subscription
- kita kirim data
- kita latih model global
- kita tidak punya ownership
Setiap kali kita pakai AI tools dari luar, sebenarnya ada aliran value yang keluar.
Data kita diproses di platform mereka.
Model mereka makin pintar.
Ketergantungan kita makin dalam.
Tanpa terasa, kita sedang membangun sistem… yang bukan milik kita. :(
Banyak perusahaan merasa sudah “AI-ready”.
Padahal realitanya:
AI baru dipakai di permukaan.
Belum masuk ke core operation.
Belum jadi keunggulan yang sulit ditiru.
Ada satu data yang cukup penting:
81% perusahaan di Indonesia bilang kualitas data adalah hambatan terbesar
Ini bukan masalah teknologi.
Ini masalah mindset.
Data belum dianggap sebagai aset utama.
Kita juga sering bangga dengan jumlah IT talent.
Sekitar 600 ribu profesional.
Tapi yang benar-benar bisa membangun AI sebagai capability inti?
Masih sangat terbatas.
Akhirnya yang terjadi:
kita investasi AI,
tapi tidak punya apa-apa.
Kita improve proses,
tapi tidak punya keunggulan jangka panjang.
Jadi masalah kita bukan di adopsi.
Adopsi sudah mulai terjadi.
Masalah utamanya:
ownership.
Kita tidak harus bikin model seperti OpenAI.
Tapi minimal kita harus punya:
- data yang rapi
- proses yang kita kontrol
- sistem yang terus belajar untuk kita
Sebelum bicara lebih jauh tentang AI,
mungkin pertanyaan yang lebih penting adalah:
dari semua yang kita pakai hari ini,
apa yang benar-benar jadi milik kita?
🟡 Kalau kamu lagi explore AI—terutama untuk use case spesifik, apalagi di sektor kesehatan—ini area yang menarik banget untuk dibangun dengan benar dari awal.
Kalau mau diskusi lebih dalam, DM saja.
*data referensi dari AISensum





