Masuk

Digitalisasi Kesehatan2 menit baca

Kenapa E-Resep Nasional Terus Mandek di Indonesia

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Kenapa E-Resep Nasional Terus Mandek di Indonesia

Resep Digital Harusnya Bisa Jadi Kunci.
Tapi Kenapa Gak Pernah Jadi Nyata?

Lebih dari satu dekade terakhir,
rumah sakit di Indonesia sudah pakai sistem informasi sendiri-sendiri.
Formatnya beda-beda, caranya beda-beda.
Seolah semua berjalan di jalannya masing-masing.

Lalu datang gelombang health-tech:
telemedicine, teleconsultation, hingga pandemi COVID.
Semua stakeholder dipaksa online.
Dan saat itu baru kelihatan — betapa kacaunya data kita.

Saat COVID, kita bahkan gak punya data dasar yang rapi:

  • Data obat
  • Data dokter
  • Data faskes

Akhirnya dibuat cara darurat:
Semua apotek wajib kirim data stok obat COVID via API.
Pemerintah bikin dashboard ketersediaan obat per area.
Dari “gelap total” jadi “abu-abu” —
tapi cukup untuk menyelamatkan nyawa.

Sayangnya… begitu COVID mereda,
momentum itu hilang.
Satusehat memang sempat naik,
tapi sebentar saja.
Culture & mindset balik lagi ke manual,
main sendiri-sendiri, format sendiri-sendiri.

Rekam Medis Elektronik (RME) sudah ada,
lumayan banyak yang comply.
Tapi untuk melangkah lebih jauh?
Stuck.

Salah satu yang paling terbengkalai adalah e-resep.
Padahal ini krusial — ujungnya sampai ke pasien.
Standar kode nasional (KFA) sudah ada.
Tapi implementasinya? Gembos.

Padahal kalau pencatatan resep terintegrasi secara nasional:

  • Bisa deteksi real demand
  • Memonitor supply chain dari hulu ke hilir
  • Mencegah permainan kartel & perputaran palsu

Sekarang?

  • Sistem pencatatan masih terpisah-pisah
  • Masih Banyak yang manual
  • Tidak ada standar interoperabilitas

Akibatnya:

  • Stakeholder gak bisa analisis data
  • SCM obat boros & tidak efisien
  • Harga obat membengkak — pasien yang menanggung

Kalau kamu tertarik ngobrol soal data kesehatan,
saya dan beberapa rekan yang punya latar belakang teknologi kesehatan,
bersama tim data engineer, data analyst, dan data scientist,
sedang merekatkan kembali puzzle data kesehatan Indonesia.

Tujuannya?
Untuk riset, untuk kepentingan komersil yang sehat,
dan pada akhirnya untuk memberi manfaat luas —
mulai dari rantai pasok yang efisien, hingga harga obat yang jauh lebih terjangkau.

Yuk ngobrol dengan saya.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Digitalisasi Kesehatan

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…
Digitalisasi Kesehatan

8 Nov2 mnt

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang Tepat. Coba kita tarik mundur 4–5 tahun lalu, saat dunia seakan berhenti berputar karena COVID-19. Di masa itu, kesehatan publik…

Hasil Skrining: 30% Depresi, 10% Berat di RI
Digitalisasi Kesehatan

17 Sep2 mnt

Hasil Skrining: 30% Depresi, 10% Berat di RI

1 dari 5 Orang Indonesia Punya Masalah Mental Angkanya bikin merinding: 1 dari 5 orang Indonesia punya masalah kesehatan mental. Artinya? Bisa jadi teman, keluarga, bahkan kita sendiri termasuk di dalamnya. Awalnya…

Dunia AI 2026 Ngumpul di India. Serius.
Digitalisasi Kesehatan

20 Feb2 mnt

Dunia AI 2026 Ngumpul di India. Serius.

Dunia AI 2026 Ngumpul di India. Serius. Februari ini, para tokoh besar AI dunia berkumpul di New Delhi dalam India AI Impact Summit 2026. Nama-namanya bukan main: Sundar Pichai (Google), Sam Altman (OpenAI), Demis…

Kita Sudah Masuk Fase Darurat Gula.
Digitalisasi Kesehatan

15 Apr2 mnt

Kita Sudah Masuk Fase Darurat Gula.

Kita Sudah Masuk Fase Darurat Gula. Dan ini bukan opini. Ini realita yang pelan-pelan jadi normal. Beberapa waktu lalu saya sempat bahas fenomena kopi kekinian. Minuman yang isinya bukan lagi kopi— tapi gula dengan…

Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi?
Digitalisasi Kesehatan

1 Apr2 mnt

Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi?

Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi? Sudah hampir 1 dekade kita dengar gaung ini. Rumah sakit mulai pakai SIMRS. Pemerintah dorong RME dengan standar FHIR/HL7. Startup health-tech bermunculan. AI…

← Semua tulisan