Masuk

Digitalisasi Kesehatan2 menit baca

Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi?

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi?

Kenapa Digitalisasi Healthcare Bukan Masalah Teknologi?

Sudah hampir 1 dekade kita dengar gaung ini.

Rumah sakit mulai pakai SIMRS.
Pemerintah dorong RME dengan standar FHIR/HL7.
Startup health-tech bermunculan.
AI mulai masuk ke layanan kesehatan.

Semua terlihat bergerak.

Tapi kalau jujur?

Pelan. Bahkan cenderung stagnan.

Kita bisa lihat sendiri.

Dulu:
Halodoc, Alodokter — agresif di TV, billboard, campaign besar-besaran.

Sekarang?
Lebih tenang.

Standarisasi RME?
Sempat sangat didorong lewat SATUSEHAT.

Sekarang?
Gaungnya juga mulai redup.

Padahal:
capital keluar,
waktu habis,
tenaga besar.

Tapi ekosistemnya… belum benar-benar jadi.

Ada apa?

Menurut saya, kita sering mulai dari tempat yang salah.

Kita mulai dari:
teknologi.

Padahal seharusnya:
👉 PeopleProcessTechnology

Mari kita lihat realitanya.

Saya pernah datang ke puskesmas.

1 dokter,
melayani lebih dari 50 pasien,
dalam waktu 4 jam.

Tanpa perawat.
Tanpa asisten.

Coba bayangkan:
Di kondisi seperti ini,
mau dikasih sistem secanggih apapun…

apakah langsung jadi lebih baik?

Masalah pertama: People

  • tenaga terbatas
  • beban kerja tinggi
  • mindset belum siap berubah

Dan ini bukan salah individu.

Ini masalah sistemik.

Masalah kedua: Process (Workflow)

Dari daftar → dokter → lab → farmasi

Semuanya saling tergantung.

Dan seringkali:

  • antrian panjang
  • koordinasi tidak sinkron
  • waktu tunggu bisa 3–4 jam

Kalau workflow ini saja belum rapi…

Mau pakai AI,
mau pakai sistem canggih…

hasilnya tetap sama.

Justru yang sering terjadi:

Teknologi masuk ke proses yang belum siap.

Akhirnya?

Bukan mempercepat.
Tapi menambah kompleksitas. Ini kalau buat temen implementor teknologi pasti sering denger celotehan "duh nambah2 kerjaan kami lagi ini"

Padahal kalau dibalik:

  • benahi people
  • rapikan proses
  • ukur TAT (Turnaround Time)

Bahkan tanpa teknologi pun,
layanan sudah bisa jauh lebih baik.

Baru setelah itu teknologi masuk.

Dan di situ baru terasa impact-nya.

Jadi mungkin kita perlu jujur:

Digitalisasi healthcare bukan masalah teknologi.

Tapi masalah:
mindset
kapasitas
dan workflow


Menurut kamu?
Apakah kita terlalu cepat lompat ke teknologi?

Kalau mau ngobrol lebih dalam soal ini,

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Digitalisasi Kesehatan

Ekosistem Inovasi Kesehatan Gagal, Mulai dari Mana
Digitalisasi Kesehatan

15 Jun2 mnt

Ekosistem Inovasi Kesehatan Gagal, Mulai dari Mana

80 Tahun Gagal Bangun Ekosistem Kesehatan? Ya Salah Menteri. Iya. Ini semua salah Pak Menteri Kesehatan. Beliau yang harusnya: Sinkronkan seluruh Dinas Kesehatan di daerah Samakan visi BPJS, asuransi swasta, dan rumah…

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi
Digitalisasi Kesehatan

22 Jun2 mnt

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi

Data Punya Rakyat. Tapi Tersandera Vendor. Saya baru saja diskusi dengan teman-teman dari Kementerian Kesehatan dan Bappenas. Kami sepakat: Lebih dari 1 dekade ini, kita latah bikin proyek digital — tapi hasilnya?…

Healthtech Gagal Saat Literasi Kesehatan Rendah
Digitalisasi Kesehatan

30 Mei2 mnt

Healthtech Gagal Saat Literasi Kesehatan Rendah

Startup Healthtech Gagal Bukan Karena Teknologi. Tapi Karena Masyarakatnya Belum Siap. Saya pernah membangun startup di sektor kesehatan. dan fail. Bukan karena aplikasinya jelek. Bukan karena timnya kurang pintar…

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…
Digitalisasi Kesehatan

8 Nov2 mnt

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang…

Dari “PeduliLindungi” ke “SatuSehat”: Saatnya Digitalisasi Kesehatan Punya Nahkoda yang Tepat. Coba kita tarik mundur 4–5 tahun lalu, saat dunia seakan berhenti berputar karena COVID-19. Di masa itu, kesehatan publik…

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan
Digitalisasi Kesehatan

12 Feb2 mnt

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan Sekitar 2019, waktu kami membangun startup kesehatan, saya sempat melirik model di US: Hims & Hers Health, Inc.. Waktu itu menurut banyak…

← Semua tulisan