Masuk

Membangun Startup2 menit baca

Kalau kamu adalah engineer terbaik di Indonesia, mengorbankan karier global untuk bantu…

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Kalau kamu adalah engineer terbaik di Indonesia, mengorbankan karier global untuk bantu…

Kalau kamu adalah engineer terbaik di Indonesia, mengorbankan karier global untuk bantu digitalisasi pendidikan negeri sendiri, dan terbukti tidak menerima sepeser pun dari proyek yang bermasalah —

Apa yang kamu dapat?

Tuntutan 15 tahun penjara. Dijemput dari rumah saat sedang main sama anaknya.

Itulah yang terjadi pada Ibrahim Arief — Ibam — konsultan teknologi GovTech Edu, salah satu engineer paling kredibel yang pernah kita punya.

Selama lebih dari empat bulan persidangan, puluhan saksi dihadirkan. Tidak ada satu bukti pun aliran dana ke Ibam. Bahkan saksi eksekutif Google yang hadir langsung di persidangan berkata: tim Ibam justru selalu men-challenge rekomendasi Chromebook, bukan mendorongnya.

Tapi ia tetap dituntut 15 tahun — lebih dari dua kali lipat tuntutan terhadap pejabat yang punya tanda tangan, punya anggaran, dan punya kewenangan pengadaan yang sesungguhnya.

Ini yang saya sebut Knowledge Worker Trap. Dan Ibam bukan yang pertama jatuh ke dalamnya.

Yang bikin saya lebih resah adalah sinyal jangka panjangnya.

Digitalisasi Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada ASN yang — seperti yang sering saya dengar dari orang dalam:

  • mindset-nya masih vendor-an
  • yang penting proyek selesai
  • ada tukin
  • ada promosi

Kita butuh orang-orang dengan track record yang sudah teruji di lapangan nyata.
Orang yang tahu bedanya proyek dan produk.
Orang yang berani men-challenge keputusan yang salah, bahkan di dalam rapat pejabat.

Tapi kalau orang seperti itu — yang sudah mengorbankan karier globalnya untuk berkontribusi — berakhir dengan tuntutan 15 tahun, maka kita sedang mengirim satu pesan yang sangat jelas ke seluruh ekosistem tech Indonesia:

Jangan masuk ke dalam sistem. Itu berbahaya.

Dan efeknya tidak akan terasa hari ini.
Tapi lima tahun lagi, ketika kita butuh orang-orang terbaik untuk memimpin transformasi digital berikutnya dan tidak ada yang mau — kita akan ingat momen ini.

Buat teman-teman profesional tech, engineer, CTO, product manager yang pernah atau sedang mempertimbangkan kontribusi ke sektor publik:

cermati kasus ini baik-baik. Bukan untuk takuttapi untuk paham risikonya dengan mata terbuka.

Karena kalau belum, talenta terbaik kita akan tetap memilih di luar.
Dan kali ini, tidak ada yang bisa menyalahkan mereka.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Membangun Startup

startup valuation
Membangun Startup

18 Jan2 mnt

Valuasi Startup Keblinger: Founder & Investor Karbit

Startup Valuation Keblinger: Ambisi Naik Karbit ala Founder dan Investor Belakangan ini, kita banyak melihat startup yang kelihatannya melesat luar biasa. Salah satu contohnya adalah eFishery, yang kini jadi sorotan…

Ketika IT Masih Merasa “Cukup”, Pengguna Sudah Pergi Duluan.
Membangun Startup

7 Jan2 mnt

Ketika IT Masih Merasa “Cukup”, Pengguna Sudah Pergi Duluan.

Ketika IT Masih Merasa “Cukup”, Pengguna Sudah Pergi Duluan. Saya ambil contoh yang sangat sederhana. Aplikasi yang hampir setiap minggu saya buka: myXL. Saya coba simple experiment. Dari buka aplikasi sampai siap…

efishery fraud
Membangun Startup

21 Jan2 mnt

Skandal eFishery dan Krisis Integritas Founder

Skandal eFishery: Manipulasi Terstruktur, Penggelapan Dana, dan Pukulan Telak bagi Ekosistem Startup Ini adalah kesekian kali saya nulis tentang eFishery, dan kali ini saya benar-benar merasa terpukul. Laporan terbaru…

startup meetup jakarta
Membangun Startup

7 Jan2 mnt

Startup Mainan Orang Kaya dan Elmu LUKY di Baliknya

Startup Itu Mainan Orang Kaya? Banyak yang Pake Elmu LUKY! 💡 Pernah dengar jokes ini? ‘Startup itu mainan orang kaya.’ Atau mungkin pernah merasa jadi ‘korban mainan orang kaya’? True story banget, terutama ketika…

Anak Muda Belajar Startup, Senior Jangan Diam
Membangun Startup

28 Jun2 mnt

Anak Muda Belajar Startup, Senior Jangan Diam

Kalau Anak Muda Masih Mau Belajar Bangun Startup, Kita yang Tua Jangan Cuma Nonton Sabtu pagi. Weekend. Tapi hampir seratus anak muda dari kampus-kampus di Jakarta rela ngumpul di Zoom. Bukan buat nonton film. Bukan…

← Semua tulisan