Masuk

Digitalisasi Kesehatan2 menit baca

Jangan Lompat ke Aplikasi: Digitalisasi Bertahap

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Jangan Lompat ke Aplikasi: Digitalisasi Bertahap

Digitalisasi di Indonesia: Lompat → Jatuh

Kita sering dengar jargon “transformasi digital”.
Tapi kenyataannya?
Lebih sering jadi “bikin aplikasi, nambah kerjaan baru”.

Digitalisasi di Indonesia banyak yang gagal karena:
1. Mindset orang belum berubah
2. Proses (SOP) masih ruwet
3. Teknologi dipaksa jadi jalan pintas

Padahal step yang benar: OrangProsesTeknologi.
Kalau mindset dan proses belum beres, teknologi cuma jadi “alat pindahin kertas ke komputer” tanpa makna.

Obrolan yang Bikin Saya Melek
Beberapa waktu lalu saya ketemu dua perusahaan dengan service yang menarik:
1ICS Compute – kuat di cloud & cybersecurity. Mereka juga bantu rumah sakit digitalisasi rekam medis lama. Bayangkan gudang besar penuh dokumen kertas pasien → bisa hancur kalau dibiarkan. Mereka punya solusi konversi ke digital dengan standar FHIR.
2Perusahaan Scanning & Printing – spesialis scanning dokumen lama, on-premise & cloud. Bahkan ada RS swasta besar yang minta rekam medis 20 tahun lalu diubah ke digital.

Mereka cerita:
Di Jepang, orang masih suka pakai kertas. Registrasi tetap manual, tapi setelah itu langsung dimasukkan ke OCR, masuk database. Disiplin sekali. Jadi paper tetap jalan, tapi hasil akhirnya digital.”

Kalimat terakhir ini yang nyetrum saya:
Indonesia terlalu sering lompat langsung ke aplikasigagal.
Kenapa kita nggak realistis saja? Mulai dengan bridging model: kertas tetap dipakai, tapi didukung mesin pembaca agar otomatis masuk ke digital.

Pelajaran Penting
Kalau mindset digitalisasi masih panjang jalannya, kenapa nggak belajar dari Jepang?
Digitalisasi bukan soal gaya-gayaan bikin superapp, tapi soal disiplin dan konsistensi.

Kalau kamu menghadapi problem serupa:

  • Dokumen menumpuk
  • Rekam medis, arsip, data lama yang harus segera jadi digital
  • Bingung mulai dari mana
🟡  **yuk ngobrol**.  
Kebetulan saya dan beberapa rekan sedang fokus membangun Datalio, platform yang concern pada tata kelola data dan bagaimana data bisa diolah jadi **insight nyata**.

Bukan hanya sekadar “**pindahin ke digital**”, tapi bagaimana data benar-benar bisa dipakai untuk pengembangan bisnis, pelayanan publik, dan lintas industri.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Digitalisasi Kesehatan

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi
Digitalisasi Kesehatan

22 Jun2 mnt

Data Publik Tersandera Vendor dan Proyek Aplikasi

Data Punya Rakyat. Tapi Tersandera Vendor. Saya baru saja diskusi dengan teman-teman dari Kementerian Kesehatan dan Bappenas. Kami sepakat: Lebih dari 1 dekade ini, kita latah bikin proyek digital — tapi hasilnya?…

AdMedika Dijual dan Rumitnya Sistem TPA Asuransi
Digitalisasi Kesehatan

6 Jun2 mnt

AdMedika Dijual dan Rumitnya Sistem TPA Asuransi

AdMedika Dijual? TPA Itu Sebenarnya Apa Sih? Bloomberg sempat rilis kabar panas: Telkom katanya mau jual AdMedika senilai USD 100 juta (Rp1,6 triliun). Sebagai orang yang pernah bikin healthtech, saya langsung mikir…

SATUSEHAT dan Kekacauan Sistem di Puskesmas
Digitalisasi Kesehatan

16 Mei2 mnt

SATUSEHAT dan Kekacauan Sistem di Puskesmas

Digitalisasi Puskesmas: Kalau Semua Jalan Sendiri, Nakes & Pasien yang Kelelep. Waktu COVID-19 menghantam, kita sadar betapa lemahnya data kita. Puskesmas — garda terdepan kesehatan — justru minim sistem informasi yang…

BPJS Berbayar, Tapi Pasien Tetap Dipersulit
Digitalisasi Kesehatan

9 Mei2 mnt

BPJS Berbayar, Tapi Pasien Tetap Dipersulit

BPJS Bukan Gratis, Tapi Kok Rasanya Diperlakukan Seperti Gratisan? Kalau denger kata BPJS Kesehatan, apa yang langsung terlintas di kepala? “Antrian.” “Ribet.” Dan sayangnya… ya memang begitu kenyataannya. Saya pernah…

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan
Digitalisasi Kesehatan

12 Feb2 mnt

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan

Startup Kesehatan Laki-Laki & Perempuan: Ternyata yang Niche Justru Bertahan Sekitar 2019, waktu kami membangun startup kesehatan, saya sempat melirik model di US: Hims & Hers Health, Inc.. Waktu itu menurut banyak…

← Semua tulisan