Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Investree: Mimpi Fintech Runtuh oleh Pengkhianatan

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Investree: Mimpi Fintech Runtuh oleh Pengkhianatan

Elegi Investree — Mimpi yang Lahir Mulia, Berakhir dalam Pelarian

Ada mimpi yang lahir dengan tepuk tangan...
tapi berakhir dalam bisik-bisik kekecewaan.

Hampir sepuluh tahun lalu, seorang anak bangsa bernama Adrian Gunadi berdiri dengan keyakinan besar:
bahwa akses modal harus dibuka untuk mereka yang tidak dilihat bank.

Dari keyakinan itu lahirlah Investree — pionir fintech P2P lending Indonesia, simbol inklusi keuangan, kebanggaan inovasi lokal.

Saya masih ingat bagaimana nama Investree dulu disebut penuh harapan.
UMKM kecil yang tak punya agunan diberi panggung.
Investor lokal dan global berlomba masuk.
Pendanaan ratusan miliar, lalu triliunan, mengalir dari Jakarta sampai Doha.
Investree pernah dielu-elukan sebagai masa depan fintech Indonesia.

Tapi mimpi paling mulia pun bisa runtuh…
bukan karena kompetisi —
melainkan oleh orang yang menciptakannya sendiri.

Saat rasio gagal bayar membengkak, lender menunggu uang pulang, dan kepercayaan publik mulai runtuh.
founder-nya menghilang.

Bukan untuk bertanggung jawab.
Bukan untuk menjelaskan.
Tapi untuk melarikan diri.

Dari panggung startup dan forum fintech,
ia lenyap—muncul kembali bukan sebagai inovator,
melainkan sebagai DPO Interpol, buron kasus penggelapan Rp2,7 triliun.

Dan ketika akhirnya tertangkap di Doha,
ia tak lagi mengenakan jas biru kebanggaan founder…
melainkan rompi tahanan.

Ironi terbesar bukanlah kegagalan Investree.
Ironinya adalah:
ada mimpi yang mati bukan karena musuh...
tapi karena pengkhianatan dari dalam.

Untuk para founder muda —
belajarlah dari cerita ini:

  • Membangun startup itu bukan tentang pitch deck dan valuasi.
  • Mencari investor itu bukan soal lobi… tapi soal integritas.
  • Dan ketika badai datang — yang membedakan pemimpin dan pelarian,
    hanyalah satu kata: tanggung jawab.

Kita tidak boleh lelah membangun.
Tapi kita wajib waspada memilih teladan.

Jika ingin “karya anak bangsa” tetap hidup,
maka mimpi tidak cukup.
Yang kita butuhkan hari ini adalah moral & keberanian untuk bertanggung jawab.

💬 Punya pandangan soal kasus Investree atau ekosistem startup kita?
Mari kita bahas dengan jujur.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Startup Indonesia Bangkit Lagi, Tapi Lebih Hati-hati
Ekosistem Tech Indonesia

27 Jun2 mnt

Startup Indonesia Bangkit Lagi, Tapi Lebih Hati-hati

Startup Madness Sudah Lewat. Tapi Nafasnya Masih Ada. Beberapa waktu lalu saya hadir di salah satu event yang ramai banget — Innovation Night 2025. Ruangan padat, penuh VC dan para founder. Ngobrol aja harus cari…

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri
Ekosistem Tech Indonesia

6 Des2 mnt

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri

Ketika Negara Mengirim 20 Miliar, dan Warga Mengumpulkan 10 Miliar Sendiri Sudah dua minggu Sumatera sebagian masih terisolir. Aceh, Sumut, Sumbar — hancur dalam skala yang sulit dibayangkan. Rumah, jembatan, sekolah…

Digitalisasi Korporasi: Masalahnya People & Mindset
Ekosistem Tech Indonesia

9 Feb2 mnt

Digitalisasi Korporasi: Masalahnya People & Mindset

🔄 Korporasi yang Gagal Adaptasi = Mati. Simpel. Saya pernah ditugaskan di sebuah holding perusahaan besar, dengan bisnis yang sudah beroperasi lebih dari 30-40 tahun. Mereka punya: Retail market - supermarket…

Reporting Lambat? Saat Data Transaksi Jadi Beban
Ekosistem Tech Indonesia

24 Feb2 mnt

Reporting Lambat? Saat Data Transaksi Jadi Beban

Data = Aset, Tapi Kok Malah Jadi Beban? Beberapa waktu lalu saya ngobrol dengan seorang teman yang perusahaannya spesialis di data optimasi. Awalnya saya pikir ini niche banget. Tapi ternyata problemnya jauh lebih besar…

Pelajaran PHK STY untuk Digitalisasi Indonesia
Ekosistem Tech Indonesia

24 Feb2 mnt

Pelajaran PHK STY untuk Digitalisasi Indonesia

PHK Shin Tae-yong = Startup & Digitalisasi Indonesia? Kok Mirip! Beberapa bulan lalu, Shin Tae-yong resmi dipecat dari Timnas Indonesia. Pelatih yang berjasa membawa Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia ini…

← Semua tulisan