Investree: Dari Startup Fintech Kebanggaan, ke Titik Nol
Tanggal 27 Maret 2025 jadi babak akhir dari perjalanan Investree — salah satu pionir platform lending di Indonesia. Resmi dibubarkan. Ditutup. Tamat.
Padahal…
Startup ini dulu sempat dielu-elukan.
Menerima pendanaan hingga Seri D senilai Rp3,5 triliun.
Tapi perjalanan itu berubah arah.
Berikut timeline singkat kekacauan yang terjadi:
📌 2022–2023:
Desas-desus soal meningkatnya kredit macet mulai terdengar, namun masih dianggap bisa dikendalikan.
📌 Oktober 2024:
OJK mencabut izin usaha Investree, setelah terbukti gagal memenuhi kewajiban kepada para lender dan melanggar regulasi.
📌 Akhir 2024:
Muncul kabar founder melarikan diri ke luar negeri, sementara dana milik ribuan peminjam terkatung-katung tanpa kejelasan.
📌 Maret 2025:
Proses hukum dan penyelidikan tak membuahkan kabar menggembirakan.
Perusahaan resmi dibubarkan per 27 Maret 2025.
Dan ini bukan kejadian tunggal.
Sudah mulai terlihat daftar startup yang mengalami masalah serius.
Dari gagal bayar, fraud, hingga downsize diam-diam.
Dan yang lebih menyedihkan...
Mulai banyak PHK senyap yang terjadi tanpa kabar ke publik.
Ada yang tidak bayar pesangon,
Ada juga yang pakai strategi licik: menyuruh karyawan resign sendiri biar gak perlu tanggung jawab.
Semuanya dibungkus rapi dengan narasi “restrukturisasi” atau “reorganisasi”.
Padahal ini cuma efek domino dari cara main yang sembrono sejak awal.
Kenapa?
Karena dulu kita terlalu asik berpesta.
“Ga bakar duit, ga party.”
Kita terjebak dalam "Unicorn Madness."
Bakar duit demi pertumbuhan semu. Valuasi dikejar, bukan value.
Sekarang?
Semua berbondong-bondong melakukan efisiensi, pemangkasan, bahkan layoff berlapis.
Gila. Panjang dan masif banget efeknya.
Padahal, inovasi dari anak muda Indonesia itu luar biasa.
Ide-ide segar, sudut pandang berbeda, dan keberanian mencoba — itu kekayaan bangsa ini.
Tapi kalau sistemnya bobrok, founder-nya lari, dan ekosistemnya rusak,
apa kabar mimpi-mimpi kita?
Jadi ya begitulah.
📍 Buat kamu yang lagi rintis usaha atau punya ide cemerlang — ngobrol dulu yuk.
Banyak yang bisa kita pelajari dari kegagalan startup besar seperti ini:
→ https://lnkd.in/gwVDP9rE
📍 Atau join komunitas Tech Voice Indonesia, kita diskusi bareng biar ga jalan sendirian.
→ https://lnkd.in/gR4hdQhf





