Masuk

Ekosistem Tech Indonesia2 menit baca

Gelombang PHK Tech: Cara Bertahan dan Siap

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Gelombang PHK Tech: Cara Bertahan dan Siap

PHK Lagi. PHK Lagi. Tahun Ini Terasa Seperti Ulangan yang Nggak Kunjung Usai.

Kabar PHK kembali beredar.
Katanya si orange dan hijau — dua e-commerce raksasa Indonesia — sedang masuk ke batch berikutnya.

Apakah mengejutkan?
Tidak. Dan jujur, kita semua seharusnya sudah siap.

Karena yang terjadi di sini,
sejalan dengan warna gelap global.
Microsoft, Panasonic, dan banyak nama besar lain juga mencatatkan PHK massal.

Ini tahun-tahun yang berat bagi kita semua.
Bagi para profesional di tech, bagi para pekerja pabrik, bagi siapa saja yang menggantungkan hidup pada kestabilan gaji bulanan.

Di sisi lain, sebenarnya kita berharap besar kepada pemerintah.
Bukan hanya sekadar "narasi optimisme", tapi langkah konkret:

  • Stimulus bagi pengusaha.
  • Kemudahan investasi.
  • Kebijakan yang mendorong penciptaan lapangan kerja.

Tanpa itu, gelombang PHK tak kan mudah direm.

Kalau kamu pengen bertahan,
kuncinya: jangan diam.

  • Coba buka mata: Apakah bisnismu masih tumbuh?
    Apakah industrimu masih punya ruang?

  • Kalau kamu kerja di startup: Ingat, funding turun 50% dibanding tahun lalu.
    Risiko PHK? Paling tidak 50:50 — siap atau tidak.

Kalau kamu masih bertahan
Gunakan waktumu sebaik mungkin:

  • Tambah skill baru
  • Bangun network
  • Pelajari sektor baru
  • Coba tantangan baru
  • Siapkan opsi lain

Jangan alergi belajar lagi.

Bingung harus mulai dari mana, mau mentoring personal? → DM saya langsung atau kesini  https://lnkd.in/gGbCrsfX

🔗 Ingin punya lingkungan diskusi yang sehat & supportif?  
→ Gabung komunitas Tech Voice Indonesia

Kita nggak bisa kendalikan badai.  
Tapi kita bisa siapkan perahu yang lebih kokoh.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal Ekosistem Tech Indonesia

Beberapa waktu lalu Menteri Komdigi, Meutya Hafid, mengumumkan kebijakan baru soal akse…
Ekosistem Tech Indonesia

13 Mar2 mnt

Beberapa waktu lalu Menteri Komdigi, Meutya Hafid, mengumumkan kebijakan baru soal akse…

Beberapa waktu lalu Menteri Komdigi, Meutya Hafid, mengumumkan kebijakan baru soal akses media sosial untuk anak-anak. Istilah yang dipakai menarik. Bukan “melarang media sosial”, tapi “menunda akses media sosial” untuk…

Magang Nasional 2025: 20 Ribu Kuota Berbayar
Ekosistem Tech Indonesia

7 Okt2 mnt

Magang Nasional 2025: 20 Ribu Kuota Berbayar

Magang Nasional 2025: Akhirnya Pemerintah Bikin yang Begini! Jujur, saya sempat kaget waktu baca ini pagi tadi. Program Magang Nasional 2025 resmi dibuka — dan langsung jalan minggu ini. 💡 Kuota 20.000 peserta. 💡…

Janji AI Lokal 2 Minggu dan Eksekusi Nol
Ekosistem Tech Indonesia

23 Mar2 mnt

Janji AI Lokal 2 Minggu dan Eksekusi Nol

AI Lokal: Janji 2 Minggu yang Menguap? Pertengahan Februari 2025, sempat ramai diberitakan bahwa Pak Luhut, sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), menyebut akan merekrut anak muda Indonesia untuk membuat model AI…

CS Pajak Mengajari Hack XML, Tanda Sistem Gagal
Ekosistem Tech Indonesia

5 Mar2 mnt

CS Pajak Mengajari Hack XML, Tanda Sistem Gagal

Ketika Customer Service Pajak Kasih Solusi Hack Sendiri… Pertama, kita apresiasi dulu semangat tim kringpajak yang berusaha kasih solusi ke user. Mereka sampai kasih langkah-langkah edit XML di Notepad++ buat nge-fix…

Data Publik Salah dan Digitalisasi yang Tersendat
Ekosistem Tech Indonesia

11 Sep2 mnt

Data Publik Salah dan Digitalisasi yang Tersendat

Pidato dengan Data Salah ↔ Transformasi Digital yang Jalan di Tempat Beberapa klaim besar dari Presiden Prabowo sejak menjabat: “Tingkat pengangguran nasional terendah sejak krisis 1998.” (Pidato 15 Agustus 2025)…

← Semua tulisan