Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.
Sekitar 10 tahun lalu, waktu OTA (Traveloka, Tiket.com, Agoda) lagi panas-panasnya bersaing,
ada satu nama yang selalu muncul di setiap hotel dan restoran: TripAdvisor.
Kita percaya banget sama rating dan review di sana.
Bahkan banyak hotel dengan bangga pajang plakat “TripAdvisor – Best Hotel 2015” di lobi mereka.
Review dari para traveler itu yang bikin kita yakin sebelum klik book now.
Tapi itu dulu.
Sekarang? Jujur aja, saya udah jarang banget buka TripAdvisor.
Karena semua review, foto, dan informasi udah bisa kita dapat di Google Maps — lebih cepat, lebih lengkap, dan real-time.
Dan minggu ini, muncul berita mengejutkan:
👉 TripAdvisor akan PHK 600 karyawan global.
Alasannya? Efisiensi dan percepatan integrasi AI.
Mereka bahkan sudah bersiap menghubungkan sistemnya langsung ke ChatGPT —
bayangkan nanti kamu bisa nanya “hotel terbaik di Bali” langsung dari ChatGPT,
dan datanya keluar dari TripAdvisor.
Artinya jelas:
Bukan cuma perusahaan yang rugi yang melakukan PHK.
Bahkan perusahaan yang sehat pun akan mengganti tenaga manusia dengan AI
kalau terbukti lebih efisien dan cepat.
Jadi pertanyaannya,
kita mau tunggu sampai digantikan —
atau mulai belajar duluan bagaimana bekerja berdampingan dengan AI?
Saya bikin sesi online:
“AI for Real Work: Belajar Pakai AI Tools untuk Kerja Sehari-hari.”
Di sini saya tunjukkan workflow real yang saya pakai tiap hari:
gabungan ChatGPT, Gemini, Perplexity, NotebookLM, Gamma, sampai Nano Banana.
- Rabu, 5 November 2025
- 19.30 – 21.00 WIB
- Live via Zoom
👉 Daftar di sini: https://lnkd.in/gzp8q_ub





