Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.

Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.

Sekitar 10 tahun lalu, waktu OTA (Traveloka, Tiket.com, Agoda) lagi panas-panasnya bersaing,
ada satu nama yang selalu muncul di setiap hotel dan restoran: TripAdvisor.

Kita percaya banget sama rating dan review di sana.
Bahkan banyak hotel dengan bangga pajang plakat “TripAdvisorBest Hotel 2015” di lobi mereka.
Review dari para traveler itu yang bikin kita yakin sebelum klik book now.

Tapi itu dulu.

Sekarang? Jujur aja, saya udah jarang banget buka TripAdvisor.
Karena semua review, foto, dan informasi udah bisa kita dapat di Google Maps — lebih cepat, lebih lengkap, dan real-time.

Dan minggu ini, muncul berita mengejutkan:
👉 TripAdvisor akan PHK 600 karyawan global.
Alasannya? Efisiensi dan percepatan integrasi AI.

Mereka bahkan sudah bersiap menghubungkan sistemnya langsung ke ChatGPT
bayangkan nanti kamu bisa nanya “hotel terbaik di Bali” langsung dari ChatGPT,
dan datanya keluar dari TripAdvisor.

Artinya jelas:
Bukan cuma perusahaan yang rugi yang melakukan PHK.
Bahkan perusahaan yang sehat pun akan mengganti tenaga manusia dengan AI
kalau terbukti lebih efisien dan cepat.

Jadi pertanyaannya,
kita mau tunggu sampai digantikan —
atau mulai belajar duluan bagaimana bekerja berdampingan dengan AI?

Saya bikin sesi online:
AI for Real Work: Belajar Pakai AI Tools untuk Kerja Sehari-hari.”
Di sini saya tunjukkan workflow real yang saya pakai tiap hari:
gabungan ChatGPT, Gemini, Perplexity, NotebookLM, Gamma, sampai Nano Banana.

  • Rabu, 5 November 2025
  • 19.3021.00 WIB
  • Live via Zoom

👉 Daftar di sini: https://lnkd.in/gzp8q_ub

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.
AI & Produktivitas

17 Feb2 mnt

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan.

Survival Mode Itu Nyata. Tapi Diam Bukan Pilihan. Minggu lalu di meetup C-Corner bersama teman-teman di Tech Voice Indonesia, kita ngobrol jujur. Bukan soal valuasi. Bukan soal funding. Tapi soal satu hal yang semua…

Senior Engineer Pakai ChatGPT: Perlukah Coding?
AI & Produktivitas

18 Apr2 mnt

Senior Engineer Pakai ChatGPT: Perlukah Coding?

Mas, saya pakai full ChatGPT untuk bikin project freelance… dan I got paid.” Kalimat ini keluar dari seorang senior software engineer, Mas W — yang punya pengalaman lebih dari 10 tahun. Track record-nya tidak main-main…

Kolaborasi AI & Branding untuk Konsisten di LinkedIn
AI & Produktivitas

21 Okt2 mnt

Kolaborasi AI & Branding untuk Konsisten di LinkedIn

Kolaborasi Dua Gaya, Satu Tujuan: Bikin Kamu Dikenal di LinkedIn Jujur aja, saya makin sering lihat tren menarik di LinkedIn akhir-akhir ini: Banyak orang mulai sadar bahwa “punya skill aja gak cukup, kalau gak…

Cloudflare Down, PSE Drama, dan Dilema Kita Semua
AI & Produktivitas

20 Nov2 mnt

Cloudflare Down, PSE Drama, dan Dilema Kita Semua

Cloudflare Down, PSE Drama, dan Dilema Kita Semua Tanggal 18 November 2025 kemarin Cloudflare sempat outage global. Bukan down kecil—tapi beneran bikin banyak layanan tumbang bareng. Setelah ditelusuri, penjelasan resmi…

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…
AI & Produktivitas

19 Mei2 mnt

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan or…

Beberapa waktu lalu saya ngobrol cukup panjang dengan seorang industry expert. Bukan orang startup. Bukan juga orang yang sibuk bicara valuation atau growth chart. Tapi orang yang puluhan tahun benar-benar hidup di…

← Semua tulisan