CoreTax: Ketika Sistem Rp1,3 Triliun Error, Bug, dan Bocor Data
Bayangkan sebuah sistem senilai Rp1,3 triliun—dibangun untuk menopang salah satu fungsi paling vital negara: pajak.
Tapi yang kita dapat?
Bug, error, dan bahkan kebocoran data.
Inilah kenyataan pahit dari proyek CoreTax yang hari ini sedang jadi sorotan.
Beberapa minggu terakhir, Pak Purbaya, yang kini memegang tanggung jawab pembenahan, mulai melakukan shock therapy kepada tim dan vendor.
Katanya:
“Kualitas coding-nya seperti anak SMA baru lulus.”
Dan kalau kita lihat kondisi teknisnya, memang menyedihkan:
🔹 Upper Layer
- Internet link Telkom yang berantakan — sering timeout, core-nya lemah.
- Sistem yang seharusnya stabil justru tidak bisa diandalkan di jaringan nasional kita sendiri.
🔹 Middle Layer
- Halaman sering terlempar ke 404, session dan cookie kacau.
- Tidak ada CDN, padahal ini sistem nasional. Tahun 2025, tapi arsitekturnya seperti 2005.
🔹 Programming Layer
- Error di mana-mana.
- Sebagian besar source code masih dipegang vendor asing (LG).
- Respons lambat, bahkan baru tahun depan semua code akan diserahkan penuh.
- Dan yang sudah diterima? Dinilai oleh tim internal: “jelek sekali.”
🔹 Operational Layer
- Error 500.
- Request data besar-besaran tanpa optimasi.
🔹 Security
- Data CoreTax sudah dijual-jual.
- Beberapa ethical hacker lokal bahkan dipanggil untuk mengetes kebocorannya.
Beberapa waktu lalu, Pak Purbaya sempat bilang,
“Ini akan kita selesaikan dalam 1 bulan.”
Saya pribadi tertawa kecil.
Bukan karena meremehkan, tapi karena tahu:
kalau arsitektur dan kualitas kodenya berantakan dari akar,
tidak mungkin selesai secepat itu.
Paling realistis? 6 bulan sampai 1 tahun.
Dan itupun kalau fokus total dan tidak ada tarik-menarik kepentingan.
Biasanya, dalam kasus seperti ini hanya ada dua jalan:
1. Refactor / Revamp, atau
2. Bangun Ulang.
Dua-duanya sama-sama mahal.
Dua-duanya sama-sama makan waktu.
Tapi kalau foundation-nya busuk, tidak ada gunanya terus menambal.
Yang saya apresiasi dari Pak Purbaya adalah satu hal: transparansi.
Beliau rutin mengabarkan progres setiap minggu, bahkan membongkar masalahnya satu per satu secara publik.
Semoga langkah pembenahan ini tidak berhenti di CoreTax saja.
Masih banyak sistem digital negara lain yang kondisinya sama—bahkan mungkin lebih parah—tapi belum pernah dibuka ke publik.
💬 Menurut kamu, apakah proyek-proyek digital pemerintah seharusnya dibuka setransparan ini juga?





