Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Mau cobain Kimi K3, ehh malah sold out. 😂

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Mau cobain Kimi K3, ehh malah sold out.

Mau cobain Kimi K3, ehh malah sold out. 😂

Padahal ini salah satu model AI yang lagi bikin saya penasaran banget minggu ini.

Buat yang belum familiar, KIMI ini sebenarnya bukan pemain baru.

Dibuat oleh Moonshot AI, startup AI asal China yang didirikan tahun 2023 oleh Yang Zhilin dan kawan-kawannya. Yang Zhilin ini juga bukan orang sembarangan: PhD Carnegie Mellon dan pernah ikut menulis paper Transformer-XL dan XLNet.

Kimi dari awal memang sudah punya satu "senjata":

LONG CONTEXT.

Waktu chatbot lain masih terbatas, Kimi sudah bermain dengan context window yang jauh lebih panjang.

Lalu evolusinya cepat banget.

K1.5 mulai serius di reasoning.

K2 masuk dengan model 1 triliun parameter dan strategi open-weight.

K2 Thinking masuk ke agentic reasoning.

K2.5 mulai visual-agentic.

Dan sekarang...

Kimi K3.

2,8 TRILIUN parameter.

Context window 1 JUTA token.

Open-weight.

Dan kemampuan coding-nya langsung bikin heboh karena performanya sangat kompetitif dengan model-model frontier dari Barat. Bahkan dalam Frontend Code Arena, K3 berada di posisi teratas.

Yang lebih menarik...

Baru beberapa hari rilis, demand-nya langsung membludak sampai Moonshot sempat menghentikan sementara pendaftaran subscriber baru.

Saya mau subscribe...

malah kena waiting list. 🤣

Ini menurut saya menarik.

Karena sekali lagi China menunjukkan bahwa pertarungan AI bukan cuma milik perusahaan Amerika.

Dan mereka datang dengan strategi yang berbeda:

Model besar.

Harga agresif.

Open-weight.

Dan performa yang makin lama makin dekat—bahkan di beberapa area bisa menantang model frontier Barat.

Ya sudah...

Kita tunggu saja kapan subscription-nya available lagi. 😅

Sementara yang mau cobain versi free-nya dengan beberapa limitasi, boleh pakai invitation QR dari saya.

Silakan dicoba.

Saya juga penasaran...

Apakah Kimi K3 benar-benar sebagus hype-nya?

Nanti kalau sudah dapat akses, kita bedah bareng-bareng. 😁

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

AI Agent for HR
AI & Produktivitas

9 Jan2 mnt

IT Team Jadi HR AI Agent: Adaptasi Engineer

“IT Teams Will Become HR of AI Agents” – CEO NVIDIA. Kalimat ini bukan cuma statement, tapi warning bagi kita semua. Sebagai seseorang yang lebih dari 12 tahun memimpin tim engineer (dari Tech Lead, Head of Engineer…

Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah
AI & Produktivitas

12 Apr2 mnt

Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah.

Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah. Saya termasuk yang cukup lama “loyal” dengan ChatGPT. Hampir 2 tahun terakhir, ini jadi daily-drive saya untuk menuangkan isi pikiran—mulai dari merapikan ide sampai…

Beberapa hari lalu ada diskusi menarik di sesi sharing
AI & Produktivitas

29 Nov2 mnt

Beberapa hari lalu ada diskusi menarik di sesi sharing:

Beberapa hari lalu ada diskusi menarik di sesi sharing: "Pak, dari sekian AI tools — mana yang paling worth di-subscribe?" Jawaban jujurnya: nggak ada satu tools yang terbaik untuk semua orang. Yang ada tools yang tepat…

Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.
AI & Produktivitas

13 Nov2 mnt

Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI.

Dulu Dikasih Plakat, Sekarang Digantikan AI. Sekitar 10 tahun lalu, waktu OTA (Traveloka, Tiket.com, Agoda) lagi panas-panasnya bersaing, ada satu nama yang selalu muncul di setiap hotel dan restoran: TripAdvisor. Kita…

Kolaborasi AI & Branding untuk Konsisten di LinkedIn
AI & Produktivitas

21 Okt2 mnt

Kolaborasi AI & Branding untuk Konsisten di LinkedIn

Kolaborasi Dua Gaya, Satu Tujuan: Bikin Kamu Dikenal di LinkedIn Jujur aja, saya makin sering lihat tren menarik di LinkedIn akhir-akhir ini: Banyak orang mulai sadar bahwa “punya skill aja gak cukup, kalau gak…

← Semua tulisan