Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah

Claude lagi naik daun. Banyak yang mulai pindah.

Saya termasuk yang cukup lama “loyal” dengan ChatGPT.

Hampir 2 tahun terakhir, ini jadi daily-drive saya untuk menuangkan isi pikiran—mulai dari merapikan ide sampai membentuk tulisan dengan gaya bahasa yang cukup konsisten.

Tahun lalu sempat eksplor beberapa model lain seperti Gemini, Perplexity, dan Claude. Tapi waktu itu, tetap terasa ChatGPT yang paling “pas”.

Beberapa waktu terakhir, saya mulai lihat tren yang menarik.

Banyak praktisi—terutama di tech dan product—mulai merekomendasikan Claude. Bukan lagi sekadar alternatif, tapi mulai dijadikan tool utama.

Akhirnya saya coba lagi. Kali ini lebih serius.

Sebelum mulai, saya setup cukup lengkap:

  • personal profile
  • memory (saya copy dari setup di ChatGPT)
  • contoh-contoh tulisan LinkedIn saya sebelumnya

Tujuannya sederhana:
supaya Claude bisa langsung “nyambung” dengan cara saya berpikir dan menulis.

Hasil pertama?
Jujur, belum memuaskan.

Strukturnya belum dapet, flownya agak kaku, dan tone-nya belum sesuai.

Saya coba iterasi beberapa kali.

Mulai ada perbaikan, tapi masih terasa:
belum natural, belumgue banget”.

Biasanya di titik ini, workflow saya lanjut ke step berikutnya:

generate visual.

Karena buat saya, nulis + visual itu satu paket. Bahkan seringkali cukup dengan 1–2 prompt, saya sudah bisa dapat tulisan dan visual sekaligus.

Dan di sinilah masalahnya.
Claude belum bisa generate image secara langsung.

Workflow saya langsung terputus.

Ini mungkin terdengar sepele.

Tapi buat use case seperti saya—yang cukup sering menulis dan posting—ini krusial.

Karena yang saya butuhkan bukan cuma model yang bisa bantu berpikir dan menulis, tapi juga:

end-to-end workflow dalam satu tempat.

Jadi untuk sekarang, khusus untuk use case:

  • writing
  • content creation
  • social media posting

Claude masih belum terasa “pas”.
Saya akhirnya kembali lagi ke ChatGPT untuk kebutuhan ini.

Tapi bukan berarti Claude tidak menarik.
Justru sebaliknya.

Masih banyak area yang ingin saya eksplor:

  • reasoning yang lebih dalam
  • problem solving
  • automation
  • bahkan kemungkinan untuk build tools atau app

Karena dari banyak feedback yang saya lihat, di area tersebut Claude cukup kuat.

Jadi untuk sekarang, mungkin bukan soal:
mana yang lebih bagus.

Tapi lebih ke:
mana yang paling cocok dengan workflow kita hari ini.

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5.
AI & Produktivitas

10 Jun2 mnt

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5.

Kemarin baru saja Anthropic memperkenalkan model terbarunya: Fable 5. Di-claim sebagai model paling kuat mereka. Dibangun untuk reasoning yang kompleks dan agentic work jangka panjang. Yang menarik justru bukan…

Kembali ke Apple Academy UC Surabaya setelah hampir 6 tahun rasanya campur aduk.
AI & Produktivitas

13 Des2 mnt

Kembali ke Apple Academy UC Surabaya setelah hampir 6 tahun rasanya campur aduk.

Kembali ke Apple Academy UC Surabaya setelah hampir 6 tahun rasanya campur aduk. Terakhir ke sini 2019, ketemu batch pertama mereka. Sekarang 2025—tempatnya hampir sama, vibes-nya tetap modern, tapi energinya jauh lebih…

35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?
AI & Produktivitas

16 Apr2 mnt

35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning?

35.000 Lowongan Dibuka. Kabar Baik atau Warning? Pemerintah lagi buka lowongan besar-besaran. Lewat program Kopdes, total sekitar 35.000 orang akan direkrut: 30.000 untuk manager koperasi desa 5.000 untuk pengelolaan…

AI Menggeser Pekerjaan: Alarm dari PHK Amazon
AI & Produktivitas

30 Okt2 mnt

AI Menggeser Pekerjaan: Alarm dari PHK Amazon

AI Menggeser, Bukan Mengganti — Tapi Efeknya Sama Aja Amazon baru saja mengumumkan rencana PHK massal 30.000 karyawan. Dan ini bukan rumor startup yang biasa kita dengar — ini Amazon, salah satu perusahaan paling kuat…

Webinar AI Tools untuk Coding Cepat dan Bangun MVP
AI & Produktivitas

18 Mar2 mnt

Webinar AI Tools untuk Coding Cepat dan Bangun MVP

Engineer yang Nggak Pakai AI Tools, Terlalu Banyak Alasan :| Masih banyak software engineer yang berpikir kalau AI tools itu cuma sekadar hype. "Saya belum butuh." "Nggak yakin bisa ngebantu." "Masih nyaman pakai cara…

← Semua tulisan