Dulu petugas tol tergantikan e-money.
Sekarang engineer mulai “ditantang” AI.
Kalau lihat data layoff global tech company 12 bulan terakhir…
Oracle, Intel, Amazon, Microsoft, sampai Salesforce.
Alasannya beda-beda di permukaan.
Tapi kalau ditarik benang merahnya:
AI.
Saya jadi ingat sekitar tahun 2017.
Waktu mulai diberlakukan e-toll / e-money di jalan tol.
Dulu:
setiap gerbang ada petugas.
Sekarang:
cukup tap kartu 2–3 detik.
Apa yang terjadi?
Banyak yang:
- alih fungsi
- atau harus keluar dari sistem
Bukan karena mereka tidak capable.
Tapi karena:
prosesnya sudah bisa diotomasi.
Dan hari ini…
kita melihat pola yang sama.
AI mulai masuk ke:
- coding
- customer support
- QA
- data processing
- bahkan decision support
Kalau ada bagian pekerjaan yang:
- repetitive
- predictable
- bisa di-structure
Maka tinggal tunggu waktu.
Ini bukan soal “AI jahat”.
Ini soal:
efisiensi tidak bisa dilawan.
Dan perusahaan?
Akan selalu memilih:
lebih cepat
lebih murah
lebih scalable
Jadi ya…
ini bukan pertama kali terjadi.
Dan bukan terakhir.
Pertanyaannya bukan lagi:
“AI akan menggantikan siapa?”
Tapi:
“bagian mana dari kerja kita yang paling mudah digantikan?”
Stay alert. Stay hungry. And always protect your own peace of mind.
🟡 Kalau kamu mau lihat beberapa materi AI yang pernah saya bawakan (di workshop & webinar): https://lnkd.in/gD-FTjhQ
Atau DM aja kalau mau diskusi 🚀





