Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Dulu petugas tol tergantikan e-money.

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Dulu petugas tol tergantikan e-money.

Dulu petugas tol tergantikan e-money.
Sekarang engineer mulai “ditantang” AI.

Kalau lihat data layoff global tech company 12 bulan terakhir…

Oracle, Intel, Amazon, Microsoft, sampai Salesforce.
Alasannya beda-beda di permukaan.

Tapi kalau ditarik benang merahnya:
AI.

Saya jadi ingat sekitar tahun 2017.
Waktu mulai diberlakukan e-toll / e-money di jalan tol.

Dulu:
setiap gerbang ada petugas.

Sekarang:
cukup tap kartu 2–3 detik.

Apa yang terjadi?

Banyak yang:

  • alih fungsi
  • atau harus keluar dari sistem

Bukan karena mereka tidak capable.

Tapi karena:
prosesnya sudah bisa diotomasi.

Dan hari ini…
kita melihat pola yang sama.

AI mulai masuk ke:

  • coding
  • customer support
  • QA
  • data processing
  • bahkan decision support

Kalau ada bagian pekerjaan yang:

  • repetitive
  • predictable
  • bisa di-structure

Maka tinggal tunggu waktu.

Ini bukan soal “AI jahat”.

Ini soal:
efisiensi tidak bisa dilawan.

Dan perusahaan?
Akan selalu memilih:
lebih cepat
lebih murah
lebih scalable

Jadi ya…
ini bukan pertama kali terjadi.
Dan bukan terakhir.

Pertanyaannya bukan lagi:
“AI akan menggantikan siapa?”

Tapi:
“bagian mana dari kerja kita yang paling mudah digantikan?”

Stay alert. Stay hungry. And always protect your own peace of mind.


🟡 Kalau kamu mau lihat beberapa materi AI yang pernah saya bawakan (di workshop & webinar): https://lnkd.in/gD-FTjhQ

Atau DM aja kalau mau diskusi 🚀

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Komentar

Masuk untuk ikut berkomentar

Masuk

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

← Semua tulisan