Oke gaes, alarm keras lagi!
Accenture baru aja ngumumin: 11.000 karyawan bye-bye PHK.
Kenapa? Karena AI masuk, jobdesc ilang.
Dan siapa yang kena? Mereka yang nggak bisa catch up dengan AI.
Udah lah bro, jangan lagi ngeyel pakai seribu alasan:
- “Itu kan perusahaan global”
- “Itu kan luar negeri”
- “Itu kan beda sama Indonesia”
No. Rumusnya simple → kalau lo nggak relevan, ya siap2 disingkirkan.
Sekarang dengerin baik2:
Mau lo fresh grad, mid-level, sampai executive, kalau belum biasa pakai AI tools (ChatGPT, Gemini, NotebookLM, Gamma, Sora, Midjourney, dll) → ya siap2 out of date.
Saya sering bilang, AI itu bukan pesulap. Hasil bagus itu karena lo bisa pakai dengan efisien. Saya beberapa waktu lalu ngisi workshop, dari nol sampai bisa mainan ChatGPT, Gemini, NotebookLM, Gamma. Kalau kamu atau perusahaan kamu mau, isi form ini aja https://bit.ly/3KoUozr
Buat engineer / anak tech, dengerin lebih keras lagi:
Kalau lo belum terbiasa pakai AI buat assist analysis, code, test → ya sama aja, tinggal tunggu giliran.
Saya udah bikin banyak sesi GRATIS buat ajarin coding tools kayak Cursor, Copilot, Trae. Plus vibe tools lain kayak Bolt, Lovable.
Sekarang saya buka lagi sesi online GRATIS. Daftar sini 👉 https://bit.ly/4nRpi1A
Tempat cuma 100 orang. Siapa cepat dia dapat.
Kenapa saya sering bilang AI bikin orang di-PHK?
Contoh simple: dulu bikin web/app CRUD butuh 3-4 minggu.
Sekarang? 1 minggu kelar dibantu AI.
Bos mana sih yang nggak milih cara ini?
Produktivitas naik, cost turun. SIMPLE.
Jadi gaes, pilihannya cuma 2:
Relevan atau Tertinggal.
Mau survive? Upskill. Sekarang.





