Zona Nyaman Tech Sudah Tidak Aman: AI Lagi Liar-Liarnya
Akhir-akhir ini rasanya dunia tech seperti diguncang habis-habisan oleh AI.
Tools baru bermunculan tiap minggu. Semua role seperti terancam digantikan. Di sisi lain, marketer dan influencer AI mendramatisir bahwa coding, testing, bahkan product planning bisa 100% digantikan AI.
Tapi…
Sebagai seseorang yang sudah lebih dari 1 dekade ada di industri ini, saya ingin reminder satu hal penting:
🌐 Dunia digital global yang kita nikmati sekarang—Google, TikTok, Instagram, Microsoft, Apple, Gojek, Tokopedia—dibangun dengan best practice yang solid, bukan sulap instan.
Mari kita ingat kembali fondasi yang membuat semua ini bisa berjalan tanpa henti dan bisa diakses miliaran orang.
1. Infrastruktur yang Efisien & Otomatis
- Hybrid: cloud + on-premise
- Orchestration: Kubernetes
- Automation & Zero Downtime 📌 Cost-efficiency mindset, metrik jelas, semua dipantau real-time.
2. Software Development Process yang Mature
End-to-end, semua role harus saling ngerti:
- Product: Decision berbasis user behavior & validasi.
- Engineer: Pilih stack & arsitektur tepat, nggak overkill atau oversimplified.
- QA: Test case coverage 99%, automation wajib.
- PMO / Scrum Master: Bukan admin! Tapi katalisator dan “jack of all trades.”
Kalau kamu sudah menapaki ini semua selama 10 tahun ke atas dan paham tiap detailnya, you deserve the title Tech Supervisor, Head, VP, bahkan CTO.
Jadi, apakah semua ini akan hilang digantikan AI?
Belum.
State AI saat ini? Baru sekitar 30% reliable untuk jadi asisten tech. Selebihnya? Masih butuh judgment, pengalaman, dan keahlian manusianya.
Tapi hati-hati juga—ini sudah jadi zona nyaman yang berbahaya. Karena mature-nya proses ini bisa bikin kita lengah.
⚠ Sekarang tugas kita:
- Gabungkan semua pengalaman & skill itu
- Gunakan AI untuk menciptakan sistem yang lebih otomatis & efisien
- Jangan sampai kita ditinggal zaman hanya karena merasa semua udah cukup
Buat kamu yang saat ini posisi mid/senior level,
nggak ada alasan lagi untuk cuek sama AI.
Go with AI or risk becoming irrelevant.
👋 Join komunitas Tech Voice Indonesia buat ngobrol bareng anak tech lainnya:
Atau mau ngobrol langsung tentang tantangan & growth journey kamu? Bisa book sesi pribadi bareng saya:





