Masuk

AI & Produktivitas2 menit baca

Zona Nyaman Tech Tak Aman di Era AI yang Melejit

FarenFounder VoiceHub · Inisiator Tech Voice Indonesia
Zona Nyaman Tech Tak Aman di Era AI yang Melejit

Zona Nyaman Tech Sudah Tidak Aman: AI Lagi Liar-Liarnya

Akhir-akhir ini rasanya dunia tech seperti diguncang habis-habisan oleh AI.

Tools baru bermunculan tiap minggu. Semua role seperti terancam digantikan. Di sisi lain, marketer dan influencer AI mendramatisir bahwa coding, testing, bahkan product planning bisa 100% digantikan AI.

Tapi…
Sebagai seseorang yang sudah lebih dari 1 dekade ada di industri ini, saya ingin reminder satu hal penting:

🌐 Dunia digital global yang kita nikmati sekarang—Google, TikTok, Instagram, Microsoft, Apple, Gojek, Tokopedia—dibangun dengan best practice yang solid, bukan sulap instan.

Mari kita ingat kembali fondasi yang membuat semua ini bisa berjalan tanpa henti dan bisa diakses miliaran orang.

1. Infrastruktur yang Efisien & Otomatis

  • Hybrid: cloud + on-premise
  • Orchestration: Kubernetes
  • Automation & Zero Downtime 📌 Cost-efficiency mindset, metrik jelas, semua dipantau real-time.

2. Software Development Process yang Mature
End-to-end, semua role harus saling ngerti:

  • Product: Decision berbasis user behavior & validasi.
  • Engineer: Pilih stack & arsitektur tepat, nggak overkill atau oversimplified.
  • QA: Test case coverage 99%, automation wajib.
  • PMO / Scrum Master: Bukan admin! Tapi katalisator dan “jack of all trades.”

Kalau kamu sudah menapaki ini semua selama 10 tahun ke atas dan paham tiap detailnya, you deserve the title Tech Supervisor, Head, VP, bahkan CTO.

Jadi, apakah semua ini akan hilang digantikan AI?
Belum.

State AI saat ini? Baru sekitar 30% reliable untuk jadi asisten tech. Selebihnya? Masih butuh judgment, pengalaman, dan keahlian manusianya.

Tapi hati-hati juga—ini sudah jadi zona nyaman yang berbahaya. Karena mature-nya proses ini bisa bikin kita lengah.

⚠ Sekarang tugas kita:

  • Gabungkan semua pengalaman & skill itu
  • Gunakan AI untuk menciptakan sistem yang lebih otomatis & efisien
  • Jangan sampai kita ditinggal zaman hanya karena merasa semua udah cukup

Buat kamu yang saat ini posisi mid/senior level,
nggak ada alasan lagi untuk cuek sama AI.

Go with AI or risk becoming irrelevant.

👋 Join komunitas Tech Voice Indonesia buat ngobrol bareng anak tech lainnya:

Atau mau ngobrol langsung tentang tantangan & growth journey kamu? Bisa book sesi pribadi bareng saya:

Dapat tulisan baru lewat surel

Satu email setiap ada tulisan baru. Tidak perlu bikin akun, dan bisa berhenti kapan saja lewat tautan di tiap email.

Tulisan lain soal AI & Produktivitas

Software Engineering Will Be Automatable in 12 Months
AI & Produktivitas

23 Feb2 mnt

Software Engineering Will Be Automatable in 12 Months

Software Engineering Will Be Automatable in 12 Months Itu statement dari Dario Amodei, CEO Anthropic. Beliau memprediksi dalam 6–12 bulan ke depan, AI bisa mengerjakan “most, maybe all” pekerjaan software engineer…

Cheat Sheet Karier Gen Z Saat Ekonomi Melambat
AI & Produktivitas

7 Apr2 mnt

Cheat Sheet Karier Gen Z Saat Ekonomi Melambat

Ekonomi sedang melambat. Investasi tertahan. PHK terjadi di mana-mana. Sekarang bukan zamannya kerja asal kerja. Kita lagi hidup di masa yang gak mudah. Banyak perusahaan yang lagi hemat-hemat, bahkan sampai melakukan…

To the moon
AI & Produktivitas

29 Jun2 mnt

To the moon."

To the moon." Masih ingat kalimat itu? Beberapa bulan lalu sempat jadi headline optimisme pasar. Hari ini, yang terjadi justru sebaliknya. IHSG terperosok cukup dalam, investor asing keluar besar-besaran, rupiah…

Beberapa bulan terakhir saya cukup sering dapat undangan sharing tentang bagaimana mema…
AI & Produktivitas

26 Nov2 mnt

Beberapa bulan terakhir saya cukup sering dapat undangan sharing tentang bagaimana mema…

Beberapa bulan terakhir saya cukup sering dapat undangan sharing tentang bagaimana memakai AI dalam pekerjaan harian — khususnya untuk teman-teman non-tech. Dan makin lama saya sadar: banyak orang mau belajar AI, tapi…

Indonesia: 79% Warga Pakai AI… Tapi Startup AI Kita Bisa Dihitung Jari. Sapi perah lagi…
AI & Produktivitas

16 Nov2 mnt

Indonesia: 79% Warga Pakai AI… Tapi Startup AI Kita Bisa Dihitung Jari. Sapi perah lagi…

Indonesia: 79% Warga Pakai AI… Tapi Startup AI Kita Bisa Dihitung Jari. Sapi perah lagi, sapi perah lagi. Beberapa hari ini saya baca dua laporan dari Bloomberg Technoz — dan jujur, makin jelas kenyataannya: kita ini…

← Semua tulisan